METROINFONEWS.COM.Gowa 28 Maret 2023 Telah terjadi pembusuran se kelompok anak geng motor yang terjadi hari selasa berlokasi di Dusun Bontoramba Desa Majjaling Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa yang mengakibatkan tiga orang korban yang berinisial Suardi yang kena lemparan batu di kepala , Ardan terkena busur di bagian pelipis kanan di rujuk Rumah sakit Wahidin Sudiro Husoda Wahidin sedangkan Korban atas nama Kadir Dg Ngempo Busur menempel pada dada bagian kiri yang mengakibatkan meninggal dunia tuturnya .

Ke tiga korban pembusuran keluarganya sangat menyesalkan pelaku dari kelompok geng motor yang tak punya rasa manusiawi tampa memikirkan keselamatan orang lain , Utamanya Keluarga korban meninggal dunia Almarhum Kadir Dg Ngempo
Memohon kepala pihak kepolisian agar menindak tegas Pelaku pembusuran sesuai aturan dan pasal yang berlaku tutur salah satu keluarga korban yang tidak mau di sebutkan namanya .Kronologis kejadian sesuai informasi dari saksi bahwa sekitar jam pukul 23.00 wita saksi bersama korban sementara duduk duduk di depan rumah saksi sambil domino bersama korban tiba tiba muncul Rombongan geng motor yang berkisar 15 sampai 20 motor dengan berboncengan tiba tiba beraksi menbusur dan melempar batu kepada para korban terkena anak panah yang tertancap di bagian dada di bagian kiri yaitu korban meninggal dunia di puskesmas Bajeng dan Ardan anak panah tertancap di bagian pelipis di bagian kanan tutur saksi yang juga tetangganya sendiri .
Para pelaku geng motor sesudah kejadian rombongan geng motor tersebut melarikan diri ke arah Desa Moncobalang kecamatan Barombong .
Petugas kepolisianpun juga dengan cepat mendatangi tkp dan melihat para korban di puskesmas dan Rumah Sakit yng sedang mengalami perawatan yang di pimpin bapak Kspk jaga bersama personilnya tuturnya .
Korban Lemparan batu juga di rawat di puskesmas Moncobalang Kecamatan Barombong yang mengalami lika memar yang di akibatkan lemparan batu dari para geng motor , Pesan ketiga keluarga korban agar pelaku pembusuran dan Pelemparan batu agar segera di amankan dan di tindak setimpal dari perbuatannya tutur para keluarga korban .
( Hamid Tinri – Ahmad Sitonra – Yulianto Tojeng )
: Adm Sahabuddin Tetta Ampa

