METROINFONEWS.COM | Pangkep, – Teknik Pecinta Alam Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (TEKPALA FT UMI Makassar) kembali menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan Masa Pengabdian Pertama (MPP) ke-XII, yang berlangsung sejak Minggu, 29 Juni hingga 6 Juli 2025, di Pulau Samatellu Pedda, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Pada kegiatan MPP kali ini, TEKPALA FT UMI membangun sebuah musholla permanen yang diberi nama AR-Rahman, menjawab kerinduan panjang 17 Kepala Keluarga yang mendiami pulau tersebut selama ini, mereka harus menyeberang ke pulau lain hanya untuk menunaikan Shalat Jumat.
Kegiatan ini merupakan program rutin tiap periode kepengurusan Tekpala FT UMI dan menjadi bentuk konkret pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
MPP XII juga menjadi bagian dari visi misi UMI dalam menghasilkan lulusan yang islami, kreatif, dan berjiwa sosial tinggi.
Haerul Asrori, selaku Koordinator Lapangan MPP XII, menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga setempat. “Kami berterima kasih atas sambutan hangat dan dukungan masyarakat Pulau Samatellu Pedda.
Meski dengan keterbatasan waktu dan dana, kami berusaha memberikan hasil terbaik agar keberadaan kami memberikan manfaat langsung,” ujarnya.
Senada dengan itu, Saharuddin, Ketua Umum Tekpala FT UMI, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan yang melekat pada diri mahasiswa teknik.
“Kami ingin membuktikan bahwa Tekpala tidak hanya belajar mendaki, tapi juga belajar tentang kehidupan dan pengabdian.
Membangun musholla ini adalah bukti bahwa mahasiswa bisa memberikan kontribusi nyata melalui ilmu keteknikan dan kepekaan sosial,” ungkap Saharuddin.
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari Ahmad Akhyar, Ketua Umum Senat Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Teknik (SEMA KABAMAFATEK UMI).
Ia menilai pengabdian Tekpala FT UMI adalah bentuk implementasi langsung dari ilmu perkuliahan yang bermanfaat bagi masyarakat marjinal.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Pengabdian seperti ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menerapkannya untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat yang kerap terabaikan oleh negara,” kata Akhyar.
MPP XII TEKPALA FT UMI tak hanya menjadi sarana pembelajaran lapangan, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi warga Pulau Samatellu Pedda. Musholla AR-Rahman kini berdiri kokoh, menjadi tempat ibadah sekaligus pengingat bahwa secercah perhatian dari mahasiswa pun mampu mengubah nasib masyarakat di pelosok negeri.(/*)Ir.T

