Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pelatihan Sosialisasi Anti Korupsi Takalar Disorot, Ada Dugaan Setoran 5 Juta Rupiah per Desa.

September 4, 2026

Bangun Kantor Kecamatan di Kepulauan Tanakeke, Daeng Manye Dorong Pemerataan Pelayanan hingga Wilayah pesisir.

September 2, 2026

Senyum Warga Kalukuang Di Balik Bantuan Beras, Babinsa Turut Kawal Penyaluran.

September 2, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Patahkan Jaringan Narkoba, Begini Tindakan Ditres Narkoba Polda Sumsel dan BNN
HUKUM

Patahkan Jaringan Narkoba, Begini Tindakan Ditres Narkoba Polda Sumsel dan BNN

Metro Info NewsBy Metro Info NewsSeptember 17, 2018Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

SUMSEL | JURNALCELEBES.CO – Upaya mematahkan jaringan peredaran narkoba di Palembang dan khusus di Sumatera Selatan (Sumsel) sepanjang 2018 ini petugas Ditres Narkoba Polda Sumsel dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel, tercatat sudah ada tujuh bandar narkoba yang ditembak mati.

Kontributor Join News Network (JNN) di Palembang, sesuai catatan menyebut ke tujuh bandar narkoba yang ditembak mati tersebut diantaranya, Michael (30), Erwin (26) dan Jonly (27) dengan barang bukti 5,1 kilogram narkoba jenis sabu-sabu.

” Ketiganya ditembak saat melarikan diri di Banyuasin (Sumsel) ketika melarikan diri saat penggerebekan oleh petugas Ditres Narkoba Polda Sumsel, Minggu (19/4/2018) , “lapor kontributor JNN, Senin (17/9/2018) pagi tadi.

Setelah tiga bandar dieksekusi, kembali petugas BNN Sumsel juga menembak mati dua pelaku bandar narkoba inisial (H) warga Balelang dan (Y) warga Cakung, Jakarta Timur, saat hendak menyelundupkan tiga kilo sabu dan 5.000 butir pil ekstasi dari Malaysia. Keduanya juga dieksekusi ditembak mati pada Rabu (9/5/2018).

Di bulan Agustus tepatnya (31/8/2018) Baharuddin warga jalan desa Lalang Sembawa, Kabupaten Banyuasin, juga ditembak mati setelah kedapatan membawa barang bukti 1 kilogram sabu pada Jumat itu, dan terakhir penembakan Hartarto (30) warga Desa Air itam, Kecamatan Penukal, kabupaten PALI, Sumsel pada Kamis (6/9/2018).

Selain membenarkan eksekusi mematahkan jaringan narkoba ini,
Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman mengatakan, peredaran narkoba di Bumi Sriwijaya mulai menjadikan pasar para bandar untuk mengedarkan barang haram, yakni narkoba.

Kombes Pol. Kombes Pol Farman,
juga menyebut Wilayah Sumsel sebelumnya hanya sebagai wilayah perlintasan untuk menyelundupkan sabu di pulau Sumatera.

Namun saat ini berubah situasi telah menjadi lokasi tempat pengedaran hingga sangat meresahkan masyarakat di Palembang dan umumnya di Sumsel.

Tentu untuk mematahkan dan memutuskan mata rantai jaringan narkoba di daerah ini, tak ada pilihan lain eksekusi dengan menembak mati kepada para bandar.

” Ini sebagai langkah efektif membuat panik para pelaku untuk tidak kembali menyelundupkan narkoba,” tegas Kombes Pol. Farman.

Dikatakannya lagi, bila peredaran ini tidak di patahkan, tak hanya merusak generasi muda, tapi narkoba bisa merusak bangsa, jika pecandu dan pengedar marak beraksi.

Selain peranan petugas mematahkan jaringan peredaran narkoba, Farman juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat untuk memberikan informasi jika maraknya peredaran diwilayah mereka sangat penting.

” Dengan peranan masyarakat,
hingga petugas bisa langsung melakukan penindakan dan menangkap para pelaku. Karena peran masyarakat sangat penting, jangan takut memberikan informasi. Pelaku juga tak segan akan kami tembak mati jika melakukan perlawanan,” janji Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman. (JNN/NAS) .

jurnalcelebes
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleTransaksi Dengan Anggota Yang Menyamar, Penjual Sabu Ini Disergap Polisi
Next Article Walikota Makassar Apresiasi Penyuluhan Narkotika DPD LAN Sulsel

Berita Terkait:

DAERAH Agustus 14, 2026

Miliki Senjata “Pamungkas”, SPBU Diduga Tak Berkutik Hadapi Oknum Suami Istri Pengumpul Solar Bersubsidi di Takalar.

Agustus 14, 2026 DAERAH
DAERAH Agustus 13, 2026

Mengaku Wartawan Diduga Jadi Pengumpul Solar, Petani di Takalar Keluhkan Sulitnya Mendapat BBM Subsidi.

Agustus 13, 2026 DAERAH
DAERAH Juli 24, 2026

Tambang Ilegal Marak di Takalar, Sawah Warga Rusak dan Amblas, Sikap Diam Aparat dan Pemerintah Dipertanyakan

Juli 24, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.