Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Skandal Solar Subsidi di Palopo: Saat Pengawasan Nosel Dugaan Bersekongkol dengan Pelangsir.

Juni 6, 2026

Penamatan Siswa-Siswi TK Ulil Albab V11 Tahun Ajaran 2025/2026, Lepas Generasi Islami, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia.

Juni 6, 2026

Bupati Takalar Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang.

Juni 4, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Skandal Solar Subsidi di Palopo: Saat Pengawasan Nosel Dugaan Bersekongkol dengan Pelangsir.
HUKUM

Skandal Solar Subsidi di Palopo: Saat Pengawasan Nosel Dugaan Bersekongkol dengan Pelangsir.

RedaksiBy RedaksiJuni 6, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM ][ PALOPO, – Praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, kembali mencuat dan menjadi sorotan publik. Komite Pemuda dan Mahasiswa Ungkap Kasus Sulawesi Selatan (Kamus Sulsel) membongkar adanya dugaan permainan kotor yang melibatkan mafia BBM, oknum pegawai SPBU, hingga oknum aparat penegak hukum (APH).

Berdasarkan investigasi lapangan yang dilakukan, distribusi solar di wilayah tersebut diduga kuat telah dikangkangi oleh para “pelangsir” yang beroperasi secara terorganisir. Ironisnya, meski aturan mewajibkan penggunaan barcode sebagai syarat pengisian, di lapangan ditemukan penggunaan barcode yang diduga abal-abal, disertai kerja sama antara pengawas nosel dengan para sopir pengangkut solar ilegal.

Ketua Kamus Sulsel, Aldi, mengungkapkan bahwa aktivitas ini telah mengakibatkan kelangkaan BBM yang berdampak langsung pada nelayan serta pengguna kendaraan umum.

“Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Kami, terutama para nelayan dan sopir angkutan umum, seringkali kesulitan mendapatkan solar karena kehabisan stok yang habis diborong oleh para pelangsir,” ujar Aldi, Jumat (05/06/2026).

Lebih lanjut, Aldi menegaskan bahwa para pelangsir beroperasi dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi karena diduga mendapatkan perlindungan (backing) dari oknum aparat, baik dari unsur kepolisian maupun TNI setempat. Hal ini memicu kecurigaan adanya aliran dana koordinasi di balik layar yang membuat aktivitas ilegal tersebut dibiarkan meski dilakukan secara terang-terangan.

“Sudah jadi rahasia umum di sini. Jika ada yang berani menegur atau memotret kegiatan itu, ada saja pihak yang datang mengintimidasi. Kami menduga itu adalah oknum yang memang menjaga kelancaran usaha para pelangsir ini,” tambahnya.

Menyikapi hal ini, masyarakat mendesak pihak berwenang, khususnya Polres Palopo dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) setempat, untuk segera melakukan investigasi mendalam dan menindak tegas siapapun yang terlibat.

Tindakan penyelewengan BBM bersubsidi sendiri merupakan pelanggaran serius yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

Masyarakat berharap agar distribusi BBM bersubsidi segera dipulihkan dan disalurkan tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU di Kecamatan Telluwanua belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan pegawainya dalam melayani para pelangsir yang menggunakan barcode ilegal tersebut.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticlePenamatan Siswa-Siswi TK Ulil Albab V11 Tahun Ajaran 2025/2026, Lepas Generasi Islami, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia.

Berita Terkait:

DAERAH Juni 6, 2026

Penamatan Siswa-Siswi TK Ulil Albab V11 Tahun Ajaran 2025/2026, Lepas Generasi Islami, Cerdas, Kreatif dan Berakhlak Mulia.

Juni 6, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 4, 2026

Bupati Takalar Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang.

Juni 4, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 4, 2026

Tambang Galian C Gowa diduga Makin Merajalela, Warga Desak Polda Turun Tangan,Jangan Tutup Mata.

Juni 4, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.