METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., mengikuti petunjuk dan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan pada Jumat (29/8/2025).
Dalam arahannya kali ini, Mashudi selaku Direktur Jenderal Pemasyarakatan menegaskan kembali kepada seluruh jajarannya untuk bertugas secara profesional dan akuntabel terkait anggaran dan keamanan. “Saya harapkan para Ka. Kanwil segera lakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) terhadap Ka. UPT terkait anggaran yang harus dilakukan penyerapannya sesuai dgn DIPA yang telah ditentukan, juga terkait pengamanan terhadap tahanan, jangan ada lagi kasus kabur dan kericuhan di lingkungan lapas dan rutan,” ucap Mashudi.
Pada kesempatan lain, Dirjen Pas juga melakukan atensi pada giat penanaman pohon kelapa serentak yang akan diadakan serentak pada tanggal 9 September 2025 dan dipusatkan di Nusakambangan sebagai bentuk dukungan dalam ketahanan pangan. “Segera lakukan koordinasi dengan pihak ke – 3 seperti Dinas Pertanian / Bapenas / BUMN dalam penyediaan bibit kelapa yang akan dipanen dalam 3 tahun kedepan, karena kelapa itu adalah suatu komoditas yg luar biasa, namun banyak warga sekarang ini sudah beralih ke penanaman pohon yg lain, padahal kelapa ini tujuannya untuk dapat dinikmati anak cucu kedepan karena hasil buahnya bersifat berkepanjangan dan terus menerus dapat dinikmati,” ucap Mashudi.
Hal penting lainnya turut dibahas terkait Penandatanganan MoU antara Ditjen Pas dan Ditjen Pertanian dan Perkebunan pada tanggal 17 September 2025, UMKM beserta sertifikasi produk halal, Percepatan Pembentukan Unit Koperasi (INKOPASINDO) dan arahan kepada seluruh jajarannya untuk membacakan amanat UU No.22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan pada gelaran setiap apel pagi.
Giat ini dilangsungkan secara virtual zoom dan disaksikan oleh seluruh jajaran pemasyarakatan se-Indonesia, berlangsung lancar tertib.(FAHRUL)

