Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti
HUKUM

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

RuslanBy RuslanApril 30, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Ketua IWOI Takalar

GOWA,30/04/2026 – Sebuah insiden tragis yang berujung pada meninggalnya seorang bayi di Rumah Sakit (RS) Thalia Irham memicu dugaan adanya malapraktik serta upaya menutupi kesalahan oleh pihak medis.

Kejadian ini dialami oleh seorang ibu berinisial DW, warga Desa Kalemandalle, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban kepada awak media, terdapat dugaan tindakan medis yang dilakukan secara paksa untuk mengeluarkan bayi dari kandungan. Hal ini dinilai tidak sesuai prosedur standar sehingga mengakibatkan luka fatal pada tubuh bayi.

Klarifikasi Direktur RS Thalia Irham

Direktur RS Thalia Irham, dr. Hj. Irmastuti, MARS, FISQua, CHRA, dalam konfirmasinya pada Rabu (29/04/2026), membantah adanya kelalaian petugas medis. Ia menegaskan bahwa prosedur telah dilakukan sesuai aturan dan mengklaim pihak korban telah menandatangani pernyataan tertulis untuk tidak melakukan tuntutan atau keberatan di kemudian hari.
Namun, klaim tersebut justru menimbulkan kecurigaan bagi awak media dan aktivis.

Diduga, terdapat upaya persuasif dari pihak rumah sakit agar korban bersedia menandatangani surat pernyataan tersebut, mengingat sebelumnya keluarga korban secara tegas menyatakan keberatan kepada media.

Pernyataan Kontradiktif dan Kejanggalan Medis

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Takalar sekaligus Pimpinan Umum PT Azzalgi Media Group, Muh Indra Mapparenta, menyayangkan sikap manajemen RS Thalia Irham yang dinilai tidak profesional.

“Ada indikasi pembelaan diri yang tidak masuk akal dari pihak manajemen. Kondisi luka pada pangkal lengan kiri bayi tersebut sangat jelas merupakan akibat dari kesalahan teknis medis,” ujar Indra.

Indra menyoroti poin kedua dalam surat klarifikasi rumah sakit yang menyebutkan bahwa tangan bayi tiba-tiba menjulur keluar dan terjepit tulang simfisis pubis ibu. Keterangan ini dinilai kontradiktif dengan pengakuan suami korban, yang melihat petugas medis berulang kali memasukkan tangan ke dalam kemaluan pasien dalam durasi yang lama.

Desakan Penegakan Hukum

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Pasal 440 tentang kesehatan, Indra Mapparenta mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap seluruh tenaga medis yang terlibat.

“Kami meminta APH segera memeriksa petugas medis yang bersangkutan. Kasus ini telah menghilangkan nyawa manusia. Kami juga berharap Aliansi Pemerhati Kesehatan bergerak untuk mengungkap fakta di balik dugaan kejahatan medis ini demi keadilan bagi korban,” tegasnya.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleWakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

Berita Terkait:

DAERAH April 29, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026 DAERAH
DAERAH April 28, 2026

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026 DAERAH
DAERAH April 28, 2026

Siap Jaga Stabilitas Harga,TNI Kawal Langsung: Stok Beras Bulog Malewang 1.516 Ton.

April 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.