METROINFONEWS.COM || TAKALAR – Demi memajukan usaha Kayu dan Meubel di Kelurahan Mannongkoki, beberapa unsur tokoh Masyarakat secara bersama-sama merintis pendirian Koperasi Kayu dan Meubel yang diberi nama “PUNGGAWA”.
Pada Rapat pembentukan pengurus Koperasi ini terlaksana di kediaman Kamaluddin Eppe Dg Nyampo, rapat ini untuk sementara dihadiri oleh para pengusaha Meubel dari Kelurahan Mannongkoki dan Kelurahan Panrannuangku.

Rapat yang terlaksana Hari Minggu,(26/04/2026) ini pun di hadiri oleh Lurah Mannongkoki, Iswardi Syam, S.Sos.dan beberapa orang dari Dinas Koperasi diantaranya Kepala Bidang Koperasi,Basri, SE.yang sengaja di undang sebagai pengarah acara namun tidak terlibat dalam rapat pengurus tersebut.
Dalam sambutan Ketua Dewan Pengawas Koperasi PUNGGAWA Syamsuddin Karim, S.Pd. menyampaikan bahwa pendirian Koperasi ini semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengusaha kayu dan Meubel di Kelurahan Mannongkoki pada Khususnya dan Kabupaten Takalar pada umumnya.

Disela sambutannya Syamsuddin Karim Dg Ngerang meminta kepada Kepala Bidang Koperasi agar memperhatikan dan membantu masyarakat khususnya pada Kelurahan Mannongkoki dan Kelurahan Panrannuangku.
Pada sambutan kedua Lurah Mannongkoki, Iswardi Syam,S.Sos. menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat sukses dan terlaksana dengan baik serta membawa kemajuan khususnya bagi para pengusaha meubel di Kelurahan Mannongkoki dan Kelurahan Panrannuangku.

Demikian pula pada waktu dan tempat yang sama Kepala Bidang Koperasi, Basri, SE. dalam sambutannya memberikan harapan kepada para pengurus dan calon anggota Koperasi agar segera melengkapi dan memantapkan kepengurusan dan keanggotaan Koperasi Punggawa ini demi percepatan pengurusan Akta Pendirian Koperasi PUNGGAWA ini, mengakhiri Sambutannya Kepala Bidang Koperasi langsung pamit karena tidak bisa turut dalam rapat pembentukan pengurus.
Menurut salah satu Tokoh Masyarakat,Dg Ago bahwa kecenderungan terjadinya kegagalan dari beberapa pengusaha meubel di wilayah kita ini adalah disebabkan tidak adanya penguasaan teori perhitungan pengelolaan kayu glondongan sebelum dilakukan penggergajian sehingga terkadang pengusaha mendapat kerugian dalam usaha meubel itu sendiri.
Adapun hasil Rapat pembentukan pengurus telah resmi tersusun Struktur yaitu :
Ketua Dewan Pendiri :
Kamaluddin Eppe
Anggota :
1.Syamsuddin Karim, S.Pd.
2.Mapparenta Dg.Tutu
Dewan Pengurus :
Ketua :
Kamaruddin Kinring.
Wakil wakil Ketua :
1. Agus Salim Dg. Sita
2. Basir Dg. Ngerang
Sekretaris :
ADAM Dg. SILELE
Wakil Sekertaris:
Jufri Dg. Jowa
Bendahara:
SYAMSUDDIN. S.Pd.i
Wakil Bendahara:
Musawir
Ketua Dewan Pengawas:
SYAMSUDDIN KARIM.S.Pd.
Anggota:
1. Mapparenta Dg. Tutu
2. Mangundap Dg. Sewang
3. Halim Dg. Nanring
4. Kamaluddin Eppe
Struktur ini sifatnya sudah Paten dan hanya dapat berubah dengan ketentuan peraturan perkoperasian.(Indra)

