METROINFONEWS.COM | ACEH UTARA – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lhoksukon melalui Subseksi Keperawatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Skrining HIV dan Tuberculosis bagi Warga binaan Pemasyarakatan, Selasa (05/09/2023). Pukul 09.00 WIB.
Bertempat di Aula serbaguna Lapas Lhoksukon, puluhan warga binaan pemasyarakatan menjalani Skrining Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Tuberculosis, kegiatan ini dilaksanakan oleh Petugas Perawatan Klinik Lapas Lhoksukon bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Aceh Utara dan Puskesmas Lhoksukon, dan terlihat antusias para warga binaan dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini kemungkinan munculnya penyakit HIV dan Tuberculosis yang diderita oleh para WBP, sehingga jika ditemui dapat dilakukan perawatan dan pengobatan sedini mungkin.
Skrining HIV dan Tuberculosis ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan, pemeriksaan HIV yang dilaksanakan ini adalah pemeriksaan laboratorium dengan bahan sample darah/serum/plasma untuk mendeteksi virus HIV dan Tuberculosis dalam darah dengan metode rapid test.
Skrining HIV dengan Rapid Test atau tes cepat ini bermanfaat untuk mendeteksi dini penyakit HIV pada populasi kunci atau resiko, yaitu warga binaan Lapas, sehingga jika diketahui ada yang terpapar penyakit ini, bisa segera mendapat pengobatan sehingga bisa mencegah komplikasi lebih lanjut.
Sebelum dilakukan rapid test HIV, terlebih dahulu WBP akan menjalani konseling HIV dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh petugas dan nakes. Selanjutnya, setelah rapid test dilaksanakan, hasilnya akan diberitahukan kepada warga binaan saat itu juga.
Plt. Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Rusli, SH mengungkapkan ini merupakan wujud pelayanan prima Lapas Lhoksukon terhadap kesehatan warga binaan. Ini merupakan upaya promotif, preventif dan rehabilitatif di bidang kesehatan serta salah satu kebutuhan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
Salah satu Warga Binaan Lapas Lhoksukon, mengaku senang dengan adanya sosialisasi deteksi dini skrining HIV dan Tuberculosis ini karena mereka bisa mengetahui apakah terpapar atau tidak.
Dari hasil skrining terhadap 54 orang WBP Lapas Lhoksukon dinyatakan semuanya negatif HIV dan Tuberculosis.

Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, kondisi Lapas Lhoksukon hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, dibawah ke kepemimpinan Plt. Kalapas Rusli atau akrab disapa Cek Lie.(DANTON)Adm/:Muh.Jihan

