METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh menerima kunjungan rombongan Tim Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM RI bersama Mitra Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Kamis (23/10/2025).
Kunjungan tersebut dalam rangka Pendampingan Implementasi Pendidikan Berkualitas (Kurikulum Khusus) bagi Anak Binaan, yang menjadi langkah awal persiapan LPKA Banda Aceh sebagai salah satu kandidat UPT Pilot Project Pendidikan Berkualitas di Indonesia.
Rombongan tiba di LPKA Banda Aceh pada pukul 13.00 WIB dan disambut langsung oleh Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., beserta jajaran melalui prosesi pengalungan syal dan peletakan kopiah bermotif khas Aceh. Tim yang dipimpin oleh Giyono, A.Md.IP., S.H., M.H., selaku Kasubdit Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian, turut didampingi oleh Agung Kurniawan, A.Md.IP., S.Sos. (Kasubag TU Dit. Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan), Yulia Wahyuningsih, A.Ma., S.Pd., M.H. (PJ Bidang Pendidikan Informal dan Pengasuhan), Fauzi Eko Pranyono (Dewan Penasehat Asosiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan/Astina – Mitra Puskurjar), dan Rizki Maisura, S.Psi. (Pengembang Kurikulum Ahli Pertama Kemendikdasmen RI).
Sebagai bentuk penyambutan, para Anak Binaan menampilkan shalawat rasul serta kreativitas kepramukaan seperti PBB, yel-yel, dan pionering, yang disambut antusias oleh para tamu. Rombongan juga meninjau langsung berbagai sarana dan prasarana yang ada di lingkungan LPKA, mulai dari dapur, klinik, gedung serbaguna hingga blok hunian anak binaan.
Dalam sambutannya, Giyono menyampaikan apresiasi atas suasana dan tata kelola lingkungan di LPKA Banda Aceh.
“Di sini sangat teduh dan bersih. Ini bisa menjadi motivasi bagi anak binaan, karena lingkungan yang asri dan tertata dapat menumbuhkan semangat mereka untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tim Ditjenpas dan Puskurjar.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kunjungan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus memperkuat layanan ramah anak serta mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi anak binaan,” tuturnya.
Kegiatan pendampingan ini akan berlangsung selama dua hari di Banda Aceh. Dalam kesempatan tersebut, tim melakukan pembahasan mendalam mengenai penyusunan dan penerapan kurikulum khusus bagi anak binaan, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan di LPKA.
Rangkaian kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran LPKA Banda Aceh dan tim dari Ditjenpas serta Puskurjar. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas di lingkungan pemasyarakatan anak.(FAHRUL)
