METROINFONEWS.COM | Makassar, 25 April 2025— Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Komite Rakyat Demokratik (KOMRAD) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar pada Jumat (25/4/2025), sebagai bentuk prakondisi menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 1 dan 2 Mei 2025.
Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Menuju May Day Internasional dan Hari Pendidikan Nasional 2025.”
Aksi ini turut menyebabkan kemacetan di sepanjang ruas Jalan A.P. Pettarani, salah satu jalur utama di Kota Makassar.
Ainun Amalya, selaku Jenderal Lapangan, menjelaskan bahwa unjuk rasa ini merupakan bagian dari rangkaian prakondisi menuju dua momentum penting tersebut.
“Sebelum momentum Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional 2025, kami menggelar prakondisi mulai hari ini,” ujarnya di sela-sela aksi.
Rian, Ketua Komando KOMRAD, dalam orasinya menyampaikan bahwa gelombang aksi dari Makassar akan semakin kuat seiring mendekatnya tanggal 1 dan 2 Mei.
Ia juga menegaskan bahwa tuntutan mereka antara lain adalah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Ketenagakerjaan di tingkat provinsi maupun kota oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Meski di bawah terik matahari, massa aksi secara bergantian terus menyuarakan tuntutan melalui pengeras suara, menyerukan “Sejahterakan Pekerja” dan “Pendidikan Wajib Gratis.”
Rian juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk ultimatum kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Aksi kami ini memberikan ultimatum kepada rezim Prabowo-Gibran agar lebih memperhatikan kondisi rakyat pekerja serta sistem pendidikan di Indonesia,” tegasnya.
Menjelang waktu magrib, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan menyatakan akan melanjutkan aksi serupa dalam waktu dekat sebagai bentuk konsistensi perjuangan menuju May Day dan Hardiknas 2025.(/*Ir.T)

