Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sekokah Rakyat Takalar Resmi Di mulai,Bupati Daeng Manye Lepas 330 Siswa Menuju Pendidikan Gratis Berasrama.

Juli 14, 2026

Desa Biringkassi Raih Penghargaan Pos Satkamling Terbaik Tingkat Polres Takalar Tahun 2026.

Juli 13, 2026

Wabup Takalar Pimpin Upacara Hari Koperasi ke-79,Koperasi Pilar Penegak Ekonomi Rakyat.

Juli 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»KESEHATAN»Gelar Soft Opening Rumah Sakit YASRI, Mulyadi: Ada 130 Dokter Siap Beri Pelayanan
KESEHATAN

Gelar Soft Opening Rumah Sakit YASRI, Mulyadi: Ada 130 Dokter Siap Beri Pelayanan

Metro Info NewsBy Metro Info NewsOktober 28, 2018Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA | JURNALCELEBES.CO – Yayasan YARSI akhirnya menggelar soft opening Rumah Sakit Yarsi, di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (27/10). Dengan kapasitas awal 150 tempat tidur, rumah sakit tersebut telah ditetapkan dalam kelas B.

Dibangun di atas lahan 10.000 meter persegi, memiliki 17 lantai. Dilengkapi dengan guest house, clinical research center dan juga helipad.

Direktur Utama RS YARSI Dr Mulyadi Muctiar, MARS, mengatakan, pihaknya membangun tatanan dan sistem yang terukur dalam memberikan pelayanan.

“Tenaga medis dan klinis yang kompeten, kita lakukan training dan seleksi ketat. Selain itu dukungan teknologi yang terbaru juga sangat penting, agar bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Mulyadi, saat ini ada 130 dokter umum dan spesialis yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di tahap awal, RS YARSI memberikan acute trauma And service center.

“Kita punya helipad, untuk mempercepat evakuasi pasien darurat dan terhubung dengan ICU. Sehingga penanganan pasien bisa lebih cepat, dibanding dengan mobil ambulan,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Mulyadi, untuk mengurangi beban biaya pasien, ada One Day Surgery. Program ini khusus untuk penanganan bedah kecil yang tidak membutuhkan waktu perawatan lama, seperti operasi katarak.

Masih ada minimal invasive procedure, histopathologic center, occupational health center dan unit penanganan luka bakar. “Laboratorium kita juga terintegrasi. Sehingga dalam waktu yang lebih singkat bisa mendapatkan hasilnya,” ucap Mulyadi.

Dengan motto “Dedication, Compassion, Innovasion, Shar’i Compliance”, rumah sakit ini akan mengembangkan pelayanan dan teknologi kesehatan.

“Kedepannya akan ada geriatric center, women and children center yang dilengkapi pelayanan in vitro fertilisation, dan medical rehabilitation center. Serta transplantasi hati dan ginjal,” paparnya.

Meskipun berdiri sebagai rumah sakit swasta, namun RS YARSI juga melayani peserta BPJS di poliklinik khusus. Jumlah tempat tidur juga sesuai dengan syarat pemerintah, 20% untuk kelas 3, 5% untuk ICU dan selebihnya dibagi proporsional dengan kelasnya.

Konsep pelayanan syar’i diterapkan. Diantaranya, perawat harus membimbing pasien untuk berwudlu, lalu perawat yang memasangan alat kesehatan harus sesuai gender pasien. Selain itu harus selalu memastikan obat yang diberikan kepada pasien itu halal. Jika memang tidak ada obat lain, harus dijelaskan jika ada obat yang ada kandungan tidak halalnya.

Sementara Ketua Yayasan YARSI, Prof Dr Jurnalis Uddin, P.A.K menambahkan, pihaknya juga sedang melakukan penelitian genom. Nantinya pasien bisa mengetahui potensi penyakit yang akan timbul sejak dini. Sehingga penanganannya bisa lebih cepat.

“Ada juga penelitian stamp sel. Jadi kita tidak gunakan lagi penyembuhan dengan pendekatan kimia, tetapi dengan menyuntikkan sel. Seperti kebocoran jantung, yang dahulu cangkok diganti, dengan ini kita suntik sel cepat (sembuh),” tandasnya. (Badar)

jurnalcelebes
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKonwil XIII NU di UIM Dihadiri Kapolda Sulsel
Next Article Hari Sumpah Pemuda, Kecamatan Tallo Buka Traning Akbar

Berita Terkait:

DAERAH Juli 5, 2026

Kenalkan Empat Produk Unggulan, Brand Lokal Tawarkan Solusi Kesehatan dan Perawatan Tubuh.

Juli 5, 2026 DAERAH
DAERAH Juli 5, 2026

Semarak Piala Dunia 2026 Di Takalar,Wabup Hengki Yasin Nobar Bersama Masyarakat.

Juli 5, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 28, 2026

Dugaan Malpraktek Persalinan RS Thalia Irham, Menyebabkan Bayi Meninggal. Sikap Tertutup Direktur, Kuatkan Dugaan.

Juni 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.