Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rapat Paripurna DPRD Takalar, Ahmad Sahid Dari Fraksi Gelora Tekankan Tiga Point Krusial.

April 18, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Perawat RS Wahidin Dianiaya Keluarga Pasien, PPNI Makassar Desak Penegakan Hukum Tegas
HUKUM

Perawat RS Wahidin Dianiaya Keluarga Pasien, PPNI Makassar Desak Penegakan Hukum Tegas

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaMei 26, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Oplus_131072
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Makassar – Senin 26Mei 2025 —Tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan kembali terjadi. Seorang perawat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Ahmad Afandi, menjadi korban penganiayaan oleh keluarga pasien, Sabtu (24/5/2025) dini hari.

Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RS Wahidin, Ns. Fandi, menjelaskan insiden terjadi di Ruang Lontara 4 saat tim medis melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) terhadap pasien yang mengalami penurunan kesadaran.

“Setelah dilakukan RJP oleh tim Code Blue yang terdiri dari dokter dan perawat, pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.22 WITA. Keluarga pasien turut menyaksikan proses tersebut dan telah diberikan penjelasan oleh dokter,” ujar Fandi dalam keterangannya, Senin (26/5/2025).

Namun, suasana mendadak tegang saat proses penanganan jenazah berlangsung. Salah satu anak pasien secara tiba-tiba menyerang perawat Ahmad Afandi.

“Korban sedang membungkus jenazah saat dicekik dari belakang dan diseret sejauh 3 hingga 4 meter. Aksi itu baru berhenti setelah dilerai oleh anggota keluarga lainnya,” ungkapnya.

Pihak keluarga pelaku sempat meminta maaf atas kejadian tersebut. Namun, korban bersama Ketua DPK PPNI dan tim Humas RS Wahidin memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan insiden itu ke Polsek Tamalanrea.

“Korban telah menjalani visum dan saat ini tinggal menunggu proses pemeriksaan saksi-saksi dari kepolisian,” tambah Fandi.

Sementara itu, Bidang Hukum PPNI Kota Makassar, Bung Ijal, mengecam keras tindak kekerasan terhadap tenaga perawat yang disebutnya bukan pertama kali terjadi.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, adil, dan transparan dalam menangani kasus ini. Penganiayaan terhadap perawat tidak boleh ditoleransi,” tegasnya.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muh. Yusuf, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa penyelidikan tengah berlangsung. “Pemeriksaan saksi-saksi sedang berjalan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

PPNI berharap kasus ini menjadi momentum perbaikan perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan yang selama ini kerap menjadi korban kekerasan saat menjalankan tugas.(/*)red

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleLapor Pak Kapolda!! Ini… Sosok Bripka Joni Irawan Polisi Polda Aceh Tipu Warga Gadaikan Mobil Rental
Next Article PSM Fans Bantah 2 Anggotanya Disebut Dalang Kerusuhan

Berita Terkait:

DAERAH April 17, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026 DAERAH
DAERAH April 16, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026 DAERAH
DAERAH April 16, 2026

Ibu Paruh Baya Diduga Hilang di Takalar, Keluarga Harap Bantuan Pencarian.

April 16, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,909 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.