METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Dana desa yang digelontorkan pemerintah sejak 2015 belum menunjukkan dampak yang signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Gampong (Desa).
Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengklaim bahwa manfaat dana desa telah dirasakan masyarakat. Namun, faktanya, dampak positif itu belum dirasakan seluruh desa, seperti yang terjadi di Gampong (Desa) Buket Rata Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa, Provinsi Aceh.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan Media ini di Gampong (desa) Buket Rata pada, Jum’at (29/12/2023) terpantau, media ini tidak melihat adanya program pembangunan Gampong (Desa) yang mengarah kepada kemajuan meski dana desa yang di terima setara dengan Gampong lainnya dalam wilayah Pemko Langsa.
Dari perjalanan pengucuran dana desa yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat dari anggaran APBN melalui dinas dan instansi terkait dari sejak awal tahun 2015 yang lalu hingga saat ini, maka jika dihitung-hitung sudah berjalan selama 8 (delapan) tahun di tahun 2023 ini dengan tujuan untuk mengatasi ketahanan pangan dan kemajuan Gampong tersebut.
Seperti diketahui, besaran dana yang digelontorkan ke desa, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, cukup besar. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) memperkirakan total dana yang mengalir ke 74.910 desa di seluruh Indonesia mencapai lebih dari Rp 300 triliun setiap tahun.
Namun sangat disayangkan jika Gampong Buket Rata setiap tahunnya mendapatkan kucuran dana desa, tidak mampu bangkit dan tidak ada kemajuan yang signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Gampong (Desa) Buket Rata, sebagaimana tujuan dari pengucuran dana desa itu sendiri.
Di Gampong Buket Rata tampaknya dalam pembangunan hanya terfokus pada pusat Pemerintahan Gampong (Desa) saja, sedangkan yang lainnya seperti pembangunan sarana dan prasarana juga kesejahteraan masyarakat masih jauh dari harapan.
Sehubungan dengan ini, maka patut diawasi dan dipertanyakan kemana saja pengrealisasian dana desa di Alokasikan oleh Geuchik Gampong Bukit Rata, Mahyuddin, hal ini penting guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan dana desa.
Sementara, untuk mendapatkan konfirmasi dari Geuchik Gampong (Desa) Buket Rata Mahyuddin terkait pengelolaan dana desa yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat dari anggaran APBN tidak ada perubahan yang signifikan bagi pembangunan Gampong Bukit Rata.
Media ini mendatangi kantornya, tidak pernah ada di kantor, saat dihubungi melalui handphone berulang kali dengan nada dering juga tidak mengangkat. Pesan yang dikirimkan pun tidak membalas.
Sampai berita ini diterbitkan untuk sementara media ini belum memperoleh konfirmasi dari Mahyuddin.(DANTON) Kaperwil Aceh

