Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAKWAH»Prof. Quraish Shihab: Jangan Berdiskusi dengan Orang yang Anda Dapat Kalahkah Argumentasinya, Tapi Anda Tidak Dapat Mengalahkan Kepala Batunya
DAKWAH

Prof. Quraish Shihab: Jangan Berdiskusi dengan Orang yang Anda Dapat Kalahkah Argumentasinya, Tapi Anda Tidak Dapat Mengalahkan Kepala Batunya

By Desember 10, 2020Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beda pendapat itu biasa. Sekalipun dalam masalah agama. Karena dalam Islam sendiri, seperti jamak diketahui, ada ragam pendapat. Seluruh orang sepakat shalat itu wajib misalnya, tapi bagaimana cara pelaksanaannya, masing-masing ulama bisa beda-beda. Kode etik dalam Islam, selama masih dalam koridor furu’iyyah dan khilafiyyah, tak boleh saling menyalahkan, sebab masing-masing pendapat memiliki argumentasi.

Dari dulu perbedaan pendapat ini sudah ada dan banyak. Bagi pengkaji Islam ini bukan barang baru lagi. Ada banyak literatur yang menjelaskan ini dan menunjukkan fakta perbedaan ulama. Masalahnya sekarang, sebagian orang, kaget dengan adanya perbedaan itu. Mereka menolak perbedaan dan menganggap apa yang dipahaminya saja yang benar. Pendapat orang lain ditolak dan disalahkan. Mereka tidak mentolerir perbedaan pendapat. Bahkan, menurut mereka, Islam itu sempit, semakin sempit semakin benar. Padahal Islam itu sangat luas dan memudahkan.

Terkadang kita juga geram dengan kelompok yang suka menyalahkan ini. Ingin sesekali mengajak mereka berdiskusi tentang persoalan agama. Tapi masalahnya sebagian mereka menutup diri untuk terbuka dengan kelompok lain.

Ketika ditanya dalam pengajian Shihab & Shihab, Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa memahami Islam secara sempit itu boleh-boleh saja selama pemahamannya benar. “Memahami Islam secara sempit kalau pemahamannya benar kita toleransi,” Tegas penulis Tafsir al-Misbah tersebut. Ada baiknya kelompok yang memahami Islam secara sempit ini diajak berdiskusi untuk mencari kebenaran. Tapi masalahnya, kata Prof. Quraish Shihab, orang yang ekstrim itu tidak mau diskusi. Mereka hanya mau kita didengar, tapi tidak mau mendengar.

“Biasanya orang yang ekstrim itu tidak mau diskusi. Dia hanya mau kita dengar, dia ngak mau dengar kita. Mari kita berdiskusi,” Tutur Prof. Quraish Shihab.

Karakter ini tentu berbeda dengan orang yang menganut paham Islam moderat atau wasathiyyah. Mereka sangat toleran dan terbuka dengan ragam pendapat. Mereka sangat senang diajak diskusi untuk sama-sama mencari kebenaran. Sementara orang yang tidak menganut paham toleransi, menurut Prof. Quraish Shihab, tidak akan mengubah pendapatnya. Suka atau tidak suka. Bahkan, mereka mempermasalahkan orang yang sebetulnya ada jalan untuk membenarkannya.

Mereka mengatakan ajaran Islam ini sudah baku. Rinciannya tidak perlu diubah-ubah. Apa yang diamalkan Nabi dan sahabat tinggal diikuti. Kalau ada yang berbeda dengan itu selalu dianggap salah. Memang kita harus merujuk Nabi dan sahabat, tapi jangan lupa bahwa Rasulullah juga mengizinkan umatnya untuk berijtihad dan menafsirkan agama agar sesuai dengan kehidupan manusia.

Berdiskusi adalah salah satu cara untuk mengenalkan Islam kepada khalayak luas, khususnya bagi orang yang memahami Islam secara sempit. Tapi Prof. Quraish Shihab mengingatkan, “Jangan berdiskusi dengan seseorang yang anda dapat kalahkah argumentasinya, tetapi anda tidak dapat mengalahkan kepala batunya.” Mengapa demikian? Kalau dipaksakan diskusi dengan mereka nanti malah berujung pada pertengkaran dan pertikaian.

Artikel ini terbit atas kerjasama dengan Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama RI

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleAda Upaya Normalisasi Teror di Digital, Siapa Pelakunya?
Next Article Ada Gejala Intoleransi dan Ekstremisme, Menteri Agama: Kondisi Keagamaan Kita Dinamis

Berita Terkait:

DAERAH April 17, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026 DAERAH
DAKWAH Februari 4, 2026

Jelang Penyerahan SK PPPK, Sekda Langsa Turun Langsung Rapikan Barisan

Februari 4, 2026 DAKWAH
DAKWAH Januari 16, 2026

Ketua Yayasan Panti Asuhan Al Nursam Isi Hikmah Isra Mi’raj di Kodam Papua Selatan

Januari 16, 2026 DAKWAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.