Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»PEMERINTAH»Tinjau Rehabilitasi Irigasi Cenrana, Wagub Sulsel Minta Libatkan Warga Sekitar
PEMERINTAH

Tinjau Rehabilitasi Irigasi Cenrana, Wagub Sulsel Minta Libatkan Warga Sekitar

Metro Info NewsBy Metro Info NewsOktober 13, 2020Updated:Oktober 14, 2020Tidak ada komentar5 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wajo | Dilengkapi perlengkapan keselamatan (safety first), Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau proyek pengerjaan Rehabilitasi daerah irigasi D.I. Cenrana Kabupaten Wajo, Senin (12/10/2020).

Didampingi oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud, mereka berjalan menyusuri rumah warga untuk melihat langsung progres pembangunan itu.

Proyek yang terletak di Desa Lampulung, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo itu dengan waktu pelaksanaan 160 hari kalender dan waktu pemeliharaan 180 hari.

Proyek rehabilitasi ini pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai kontrak sekitar Rp 20,5 Miliar merupakan Program IPDMIP atau Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program dari pusat.

Rehabilitasi irigasi ini untuk normalisasi menggunakan pompa listrik.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, “Alhamdulillah ada progres, kita cuma butuh masyarakat mendukung. Ini merupakan potensi,” ungkapnya.

Nantinya irigasi ini, kata dia, bisa untuk pengendali banjir. “Paling penting masyarakat harus tahu jika ini bukan untuk dialihkan banjir kesini, itu tidak. Ini manfaatnya bagus sekali, ada kebun bisa mengairi 2700 hektar kebun di bawah. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan bisa bermanfaat untuk masyarakat di bawah dan sekitar. Bisa dipake perkebunan. Termasuk ini pengendali banjir,” jelasnya.

Ia meminta penanggungjawab proyek untuk memperhatikan warga sekitar dalam pembangunan ini. “Harus (pekerjanya) dari sini juga. Pemerintah selain proyek yang dikerjakan, perlu menggerakkan ekonomi masyarakat dan perlu melibatkan masyarakat,” pinta Andi Sudirman.

Melihat kondisi Kabupaten Wajo yang kerap dilanda banjir dari air kiriman, Wagub Sulsel menyarankan agar melakukan pembicaraan bersama 3 kabupaten untuk solusi permanen.

“Kita butuh kerjasama untuk membicarakan, air yang masuk di danau Tempe dari mana saja. Lalu kita cari solusi apakah untuk dibendung atau sabo kantong sedimen di Hulu dll. Supaya air tidak ke sini semua. Setelah dibendung, kita perbaiki hutan di atas terakhir outer ring road sekaligus tanggul sebagai disposal pengerukan lengkap pintu airnya. Tapi yang paling penting harus ada kajian solusi permanen bersama” jelasnya.

Ia pun meminta dukungan kepada Bupati Wajo, Amran Mahmud untuk ikut membantu demi kelancaran proyek ini.

Dirinya pun sempat berencana membuat aturan agar setiap proyek Pemprov Sulsel, pelaksana dan konsultan pengawas dipilih dari warga di daerah lokasi pengerjaan itu.

Konsultan pengawas proyek, Bahtiar menceritakan kendala-kendala yang dihadapi oleh konsultan.

“Pekerjaan ini sebelumnya ada penolakan warga. Pengerjaannya memasuki dua bulan, tapi 1 bulan terkendala karena faktor alam dan faktor sosial. Progresnya saat ini sudah 30 persen,” ungkapnya.

Ia mengakui, bahwa hal itu berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal ini Bupati Wajo, Amran Mahmud.

“Bapak Bupati bantu sosialisasikan di masjid. Perlu sosialisasi untuk memberikan pemahaman ke masyarakat terkait rehabilitasi irigasi ini,” ungkapnya.

Selain itu, Wagub Sulsel pun tampak duduk dan berbincang akrab dengan masyarakat sekitar.

**Tinjau Rehabilitasi Irigasi Cenrana, Wagub Sulsel Minta Pergerakan Ekonomi Dengan Melibatkan Warga Sekitar

***Tinjau Rehabilitasi Irigasi Cenrana, Wagub Sulsel : Berfungsi Pengendali Banjir dan Mengairi 2700 ha Sawah dan Kebun.

WAJO – Dilengkapi perlengkapan keselamatan (safety first), Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau proyek pengerjaan Rehabilitasi daerah irigasi D.I. Cenrana Kabupaten Wajo, Senin (12/10/2020).

Didampingi oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud, mereka berjalan menyusuri rumah warga untuk melihat langsung progres pembangunan itu.

Proyek yang terletak di Desa Lampulung, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo itu dengan waktu pelaksanaan 160 hari kalender dan waktu pemeliharaan 180 hari.

Proyek rehabilitasi ini pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai kontrak sekitar Rp 20,5 Miliar merupakan Program IPDMIP atau Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program dari pusat.

Rehabilitasi irigasi ini untuk normalisasi menggunakan pompa listrik.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, “Alhamdulillah ada progres, kita cuma butuh masyarakat mendukung. Ini merupakan potensi,” ungkapnya.

Nantinya irigasi ini, kata dia, bisa untuk pengendali banjir. “Paling penting masyarakat harus tahu jika ini bukan untuk dialihkan banjir kesini, itu tidak. Ini manfaatnya bagus sekali, ada kebun bisa mengairi 2700 hektar kebun di bawah. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan bisa bermanfaat untuk masyarakat di bawah dan sekitar. Bisa dipake perkebunan. Termasuk ini pengendali banjir,” jelasnya.

Ia meminta penanggungjawab proyek untuk memperhatikan warga sekitar dalam pembangunan ini. “Harus (pekerjanya) dari sini juga. Pemerintah selain proyek yang dikerjakan, perlu menggerakkan ekonomi masyarakat dan perlu melibatkan masyarakat,” pinta Andi Sudirman.

Melihat kondisi Kabupaten Wajo yang kerap dilanda banjir dari air kiriman, Wagub Sulsel menyarankan agar melakukan pembicaraan bersama 3 kabupaten untuk solusi permanen.

“Kita butuh kerjasama untuk membicarakan, air yang masuk di danau Tempe dari mana saja. Lalu kita cari solusi apakah untuk dibendung atau sabo kantong sedimen di Hulu dll. Supaya air tidak ke sini semua. Setelah dibendung, kita perbaiki hutan di atas terakhir outer ring road sekaligus tanggul sebagai disposal pengerukan lengkap pintu airnya. Tapi yang paling penting harus ada kajian solusi permanen bersama” jelasnya.

Ia pun meminta dukungan kepada Bupati Wajo, Amran Mahmud untuk ikut membantu demi kelancaran proyek ini.

Dirinya pun sempat berencana membuat aturan agar setiap proyek Pemprov Sulsel, pelaksana dan konsultan pengawas dipilih dari warga di daerah lokasi pengerjaan itu.

Konsultan pengawas proyek, Bahtiar menceritakan kendala-kendala yang dihadapi oleh konsultan.

“Pekerjaan ini sebelumnya ada penolakan warga. Pengerjaannya memasuki dua bulan, tapi 1 bulan terkendala karena faktor alam dan faktor sosial. Progresnya saat ini sudah 30 persen,” ungkapnya.

Ia mengakui, bahwa hal itu berkat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal ini Bupati Wajo, Amran Mahmud.

“Bapak Bupati bantu sosialisasikan di masjid. Perlu sosialisasi untuk memberikan pemahaman ke masyarakat terkait rehabilitasi irigasi ini,” ungkapnya.

Selain itu, Wagub Sulsel pun tampak duduk dan berbincang akrab dengan masyarakat sekitar.

Tinjau Rehabilitasi Irigasi Cenrana Wagub Sulsel Minta Libatkan Warga Sekitar
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleJelang Pilkada, Kapolres Pangkep Ikuti Rakor Pengawasan dan Penindakan Protokol Kesehatan
Next Article Kapolda Sulsel Audiensi dengan Kepala Cabang PT. Jasa Raharja (Persero) Sulawesi Selatan

Berita Terkait:

PEMERINTAH April 21, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026 PEMERINTAH
HUKUM April 21, 2026

Alibi “Candaan” Klarifikasi HM Soal Fee Proyek KDKMP, RHUKI Endus Aroma Intervensi, Pelanggaran Hukum.

April 21, 2026 HUKUM
PEMERINTAH April 18, 2026

Rapat Paripurna DPRD Takalar, Ahmad Sahid Dari Fraksi Gelora Tekankan Tiga Point Krusial.

April 18, 2026 PEMERINTAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.