METROINFONEWS.COM |MAKASSAR – Belakangan ini, kosmetik bermerek NRL menjadi viral di media sosial, menyusul isu terkait produk yang masih menunggu hasil uji laboratorium.
Menanggapi hal ini, Ketua Bidang Advokasi Barisan Muda Kesehatan Indonesia, Syarif, angkat bicara dalam menanti hasil laboratorium Skincare NRL. Senin 7 Oktober 2024
Syarif mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk segera membuka secara transparan hasil produk kosmetik NRL, mengingat dugaan beredarnya kosmetik tanpa izin dapat merugikan masyarakat.
Dia menekankan pentingnya peran aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan peredaran kosmetik yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
“Adanya dugaan produk yang tidak teruji dapat memicu berbagai penyakit yang mengancam kesehatan.,” ujar Syarif .
Ia berharap APH dapat berani mengungkit isu ini dan memastikan bahwa produk yang beredar di pasaran aman untuk digunakan.
Dengan situasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk kosmetik dan selalu memeriksa izin edar dari produk yang akan digunakan.(Ir.T)/*

