METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh menutup tahun pertama perjalanan transformasinya dengan penuh optimisme dan semangat perubahan. Mengusung tema “Satu Tahun Melangkah, Satu Tujuan: Berdampak Nyata”, LPKA Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, berdaya guna, dan bermartabat.
Dalam kurun waktu setahun, berbagai capaian dan inovasi telah diwujudkan, mulai dari peningkatan pembinaan kemandirian anak binaan hingga penguatan kontribusi sosial kepada masyarakat. Upaya ini menjadi bentuk nyata dari transformasi yang berorientasi pada hasil dan kemanusiaan, sejalan dengan visi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenimipas.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh seluruh jajaran tidak hanya fokus pada aspek pembinaan, tetapi juga pada upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang adaptif dan inklusif. “Kami berkomitmen agar setiap program benar-benar memberikan dampak nyata, baik bagi anak binaan maupun bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Program pembinaan kemandirian yang dijalankan di antaranya meliputi pelatihan keterampilan kerja, kegiatan keagamaan, pendidikan formal dan nonformal, serta kegiatan sosial. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter anak binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan bekal moral dan keterampilan yang kuat.
Selain itu, LPKA Banda Aceh juga terus mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai tindak lanjut dari Asta Cita Presiden RI. Dukungan tersebut diwujudkan dalam peningkatan tata kelola lembaga yang modern, transparan, dan akuntabel.
Transformasi ini sejalan dengan semangat guard and guide yang diusung oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), di mana setiap jajaran diarahkan untuk menjadi pelindung sekaligus pembimbing bagi anak binaan. Dengan demikian, proses pembinaan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan proses kemanusiaan yang membawa perubahan positif.
LPKA Banda Aceh juga mengusung nilai-nilai pelayanan PRIMA — Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel — sebagai fondasi dalam menjalankan tugas dan fungsi. Nilai-nilai tersebut diterapkan secara konsisten dalam setiap lini pelayanan, baik internal maupun eksternal.
Capaian kinerja setahun ini menjadi bukti bahwa LPKA Banda Aceh mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan dan terus bergerak maju menuju lembaga pemasyarakatan yang berdaya saing. Tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi harapan baru generasi muda yang sempat tersesat.
Dengan semangat “Bergerak, Berdampak, dan Berkelanjutan”, LPKA Kelas II Banda Aceh menegaskan bahwa langkah mereka tidak akan berhenti di sini. Setiap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Satu tahun melangkah, LPKA Banda Aceh telah membuktikan bahwa perubahan yang dijalankan dengan komitmen, dedikasi, dan hati nurani mampu menghadirkan hasil yang berdampak nyata — bukan hanya di dalam tembok lembaga, tetapi juga di hati mereka yang dilayani.(FAHRUL)
