GARDATIMURNEWS.COM ][ Takalar- Proyek pembangunan jaringan irigasi Daerah Irigasi (D.I.) Pamukkulu di Kabupaten Takalar diduga kembali mangkrak.
Lokasi pekerjaan tersebut berada di Lingkungan Bontonompo, Kelurahan Canrego, dan Panggentungan, Desa Cakura, Kecamatan Polombangkeng Selatan.
Sabtu (22/08/2026).Konfirmasi dengan Daeng Ngitung selaku Subkon mengatakan pekerjaan di lapangan telah berhenti sekitar dua minggu.
Proyek dikerjakan oleh PT Etika Jaya Beton. Setelah sebelumnya mendapat sorotan warga karena pekerjaan sempat berhenti.
Setelah pekerjaan proyek kembali aktif beberapa pekan sekarang aktifitas dilapangan kembali terhenti sementara volume proyek yang telah ditentukan belum terpenuhi.
Dari volume pekerjaan 1.400 meter kubik,baru selesai sekitar 1.100 meter kubik, masih tersisa sekitar 300 meter kubik.
Begitu pula di Desa Bontomanai, dari total volume sekitar 1.300 meter kubik, pekerjaan yang direalisasikan baru sekitar 200 meter kubik.
Sesuai pantauan team media dilapangan, bahwa pihak Balai Pompengan terkesan melakukan pembiaran.
Ketuan Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) Indonesia M.Indra Mapparenta mendesak Pihak Kementrian PUPR memecat Kepala Balai Pompengan jika tidak bisa mengatasi kemogokan pekerjaan tersebut.
Menurutnya, pihak Balai Pompengan punya tanggung jawab sepenuhnya atas terhentinya pekerjaan irigasi ini.
Kondisi ini mngakibatkan dampak negatif pada petani yang mengharapkan jaringan D.I. Pamukkulu untuk kebutuhan pengairan lahan pertanian mereka
Kami tetap membuka ruang hak jawab bilamana berita ini dianggap tidak berkesesuaian.

