Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Protes Warga dan Mahasiswa Warnai Demonstrasi di Desa Bontoramba: Dugaan Korupsi Dana Desa Disorot
HUKUM

Protes Warga dan Mahasiswa Warnai Demonstrasi di Desa Bontoramba: Dugaan Korupsi Dana Desa Disorot

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaJanuari 6, 2025Updated:Januari 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | GOWA – Pemerintah Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah munculnya dugaan korupsi dana desa yang melibatkan Pelaksana Tugas (Plt) Desa Bontoramba, Sachrial AP, yang juga menjabat sebagai Camat Pallangga.

Aksi demonstrasi yang diprakarsai oleh Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Demokratik (GEMPUR) berlangsung di depan Kantor Desa Bontoramba, Rabu (6/1/2025). Dalam aksi ini, para demonstran menyuarakan ketidakpuasan terhadap pengelolaan dana desa yang dianggap tidak transparan dan penuh kejanggalan.

Jenderal Lapangan GEMPUR, Muh. Akbar Rasyid, dengan lantang menantang pemerintah desa untuk membuktikan integritas dalam pengelolaan dana desa. “Jika ada yang menyatakan tidak ada penyimpangan dalam penyaluran anggaran dana Desa Bontoramba, mari kita bersama-sama turun ke lapangan untuk memeriksa hasil pekerjaan fisik yang menggunakan dana tersebut,” tegas Akbar.

Dukungan Masyarakat
Aksi ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari warga Desa Bontoramba. Salah satu warga yang berinisial R menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah desa. Ia mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan memeriksa penggunaan dana desa.

“Kami meminta kepada aparat terkait, termasuk kejaksaan dan inspektorat, untuk segera memeriksa pengelolaan dana desa ini. Jangan sampai dana yang seharusnya untuk pembangunan justru disalahgunakan,” ujarnya.

Tensi Tinggi di Lapangan
Pantauan media menunjukkan suasana aksi berlangsung cukup tegang. Beberapa aparat desa terlihat adu argumen dengan warga yang melontarkan kritik tajam. Namun, tidak ada perwakilan pemerintah desa yang memberikan tanggapan resmi terhadap tuntutan demonstran.

Koordinator Lapangan GEMPUR, Abd. Azhis, menyatakan pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. “Kami akan membuat laporan resmi kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa dan Inspektorat untuk menindaklanjuti dugaan korupsi ini,” ujar Azhis.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Plt Desa Bontoramba, Syahrial AP, terkait tudingan yang disampaikan oleh para demonstran.

Tuntutan Transparansi
Aksi demonstrasi ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Warga berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk memastikan penggunaan dana desa sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Situasi di Desa Bontoramba menjadi cerminan bahwa masyarakat semakin kritis terhadap pengelolaan dana publik. Kejelasan dan tindakan tegas dari pihak berwenang dinantikan untuk menyelesaikan polemik ini.(Tim/*)

 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleCV. Satya Baladhika Diduga Tidak Mampu Selesaikan Pembangunan Proyek Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Idi, Meskipun Penambahan Waktu
Next Article Penguatan Kewenangan Jaksa Dalam Penyidikan Perkara Tindak Pidana Umum

Berita Terkait:

DAERAH April 26, 2026

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026 DAERAH
DAERAH April 23, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026 DAERAH
PEMERINTAH April 21, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026 PEMERINTAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.