Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Jadi ke-3 Kema Kema Ceria Dirayakan Meriah, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan.

Agustus 18, 2026

Dugaan Pelecehan Seksual Oknum ASN terhadap Mahasiswi KKN, LSM Pemantik Desak Penegakan Hukum di Takalar.

Agustus 18, 2026

Khidmat dan Penuh Makna, Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Takalar Berlangsung Lancar.

Agustus 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»PEMERINTAH»PPDB 2021, Munir: Jalur Prestasi Akademik Harus Jadi Prioritas
PEMERINTAH

PPDB 2021, Munir: Jalur Prestasi Akademik Harus Jadi Prioritas

Metro Info NewsBy Metro Info NewsJuli 5, 2021Updated:Juli 5, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

MAKASSAR – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Kota Makassar dinilai semakin baik. Hanya saja dalam petunjuk teknis masih menyisakan beberapa poin yang harus disempurnakan.

Kepala SMP Negeri 6 Makassar Dr H Munir mengungkapkan, yang banyak menjadi problem adalah jalur-jalur dalam seleksi. Ia sendiri telah mengusulkan agar jalur zonasi menjadi alternatif terakhir. Karena ini adalah jalur induk.

“Artinya kalau dia jalur induk maka dia akan menerima limpahan dari jalur jalur sebelumnya,” jelas Munir saat ditemui, Senin (5/7/2021).

Menurutnya, jalur zonasi itu tidak ada matinya. Seberapa pun yang akan diterima, ada di jalur zonasi.

Berbeda kata Munir, dengan jalur non-zonasi. Di mana ada prasyarat tertentu yang harus dipenuhi.

“Seperti misalnya jalur prasejahtera. Itu ada syaratnya. Harus ada keterangan atau kartu prasejahtera. Kalau syarat itu tidak terpenuhi ya nda bisa. Ini yang dialami banyak sekolah sehingga sulit memenuhi jalur itu,” papar Munir.

Begitu juga di jalur prestasi. Munir menjelaskan, saat ini banyak sekolah yang kelurangan di jalur prestasi. Mereka kesulitan memenuhi kuota di jalur ini karena digabungkannya prestasi akademik dengan prestasi nonakademik.

“Inikan menjadi rancu karena di jalur prestasi anak anak dituntut punya prestasi akademik dan juga nonakademik. Saya rasa inikan nda mungkin. Anak anak berprestasi secara akademik. Lalu di bidang olah raga misalnya dia juga berprestasi. Hampir tidak ada siswa yang bisa menggabungkan dua duanya,” jelasnya.

Jalur prestasi kata Munir adalah penghargaan. Penghargaan yang diberikan kepada siswa yang telah bekerja keras sehingga mendapatkan nilai akademik yang baik. Karena itu jalur ini mestinya dikedepankan.

Munir mengungkapkan, dengan memberi porsi lebih pada jalur prestasi akan berdampak baik bagi anak didik. Anak anak akan terpacu untuk berkompetisi secara akademik.

“Jangan seperti sekarang justru anak anak yang nilai akademiknya bagus kadang tidak terakomodir karena tidak punya sertifikat prestasi nonakademik,” katanya.

Munir mencontohkan, ada siswa yang punya prestasi akademik rata rata di atas 90. Tapi tidak punya sertifikat nonakademik. Akhirnya tidak diterima. Karena dianggap tidak memenuhi syarat.

Sebaliknya ada anak yang prestasi akademiknya cuma 80 tapi karena memiliki sertifikat prestasi nonakademik, bisa diterima.

“Nah menurut saya di sini yang kurang berkeadilan. Karena seolah olah prestasi nonakademik mengalahkan prestasi akademik. Ini bisa berdampak pada psikologi anak. Anak anak bisa makin malas berkompetisi. Karena mereka sudah susah payah belajar tapi tidak diterima hanya gara gara tak punya sertifikat,” imbuhnya.

Karena itu ke depan juknis ini harus dirumuskan kembali. Tujuannya agar jalur prestasi berkeadilan bagi semua siswa.(Bs)

Munir: Jalur Prestasi Akademik Harus Jadi Prioritas PPDB 2021
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleTutup Celah Nepotisme PPDB, ini Yang Dilakukan SMPN 6 Makassar
Next Article Melalui Komsos Satgas TMMD Jalin Silaturahim Dengan Masyarakat

Berita Terkait:

PEMERINTAH Agustus 18, 2026

HUT RI ke-81 di Takalar Berlangsung Khidmat, Bupati Jadi Pembina Upacara, Ketua DPRD Bacakan Proklamasi.

Agustus 18, 2026 PEMERINTAH
DAERAH Agustus 16, 2026

Ribuan Warga Padati Lapangan Paddinging, Jalan Sehat Sanrobone Berlangsung Meriah.

Agustus 16, 2026 DAERAH
DAERAH Agustus 14, 2026

Pastikan Logistik Terpenuhi, Bupati Takalar Sambangi Langsung Kontingen Jamnas XII di Cibubur.

Agustus 14, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.