Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Percepat Penanganan Sungai Matoto, Pemda Lutra Akan Bangun Kanal dan Drainase Permanen
DAERAH

Percepat Penanganan Sungai Matoto, Pemda Lutra Akan Bangun Kanal dan Drainase Permanen

Metro Info NewsBy Metro Info NewsDesember 23, 2020Updated:Desember 23, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Luwu Utara — Penanganan luapan sungai Matoto kini menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara. Seperti diketahui, setiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi, wilayah kota Masamba acap kali tergenang akibat meluapnya sungai Matoto atau biasa disebut salu Matoto.

Guna mengatasi itu, Pemda melalui Dinas PUPR akan membangun kanal dan drainase permanen untuk mempercepat penanganan salu Matoto. Bupati Indah Putri Indriani mengungkapkan hal ini saat memimpin Rapat Ekspose DED Kanal dan Drainase dalam kota Masamba, Selasa (22/12/2020), di Ruang Command Center.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus melakukan upaya percepatan penanganan luapan sungai Matoto yang sering menggenangi jalanan di dalam kota Masamba. Nah, ke depan, kita akan bangun kanal dan drainase permanen,” kata Bupati Indah Putri Indriani dalam rapat yang juga dihadiri beberapa Perangat Daerah terkait.

Indah menyebutkan, fokus pembangunan drainase adalah kanal salu Matoto, drainase di jalan Syuhada, jalan Masamba Affair, jalan Andi Pattiware, jalan Otonomi, jalan Mujahidin, dan saluran pembagi yang ada di Sapek, yakni di jalan Salawati Daud dan jalan Lesangi. “Sesuai penjelasan konsultan tadi, pembuangan aliran tidak lagi ke sungai Masamba, melainkan ke sungai Kappuna, dan konstruksinya akan menggunakan beton bertulang,” beber Indah.

Ia mengatakan, jika perencanaan tersebut tuntas, RAB sudah ditetapkan, dan lahan sudah tidak ada masalah lagi, maka pengerjaan kanal dan drainase segera akan dikerjakan. “Tidak perlu lagi menunggu lama, sebab semua ini merupakan kebutuhan yang mendesak,” tegasnya. Dikatakan Indah, penanganan luapan salu Matoto akan menjadi prioritas pembangunan ke depan.

“Apa yang akan kita bangun, tentu memperhatikan potensi berulangnya bencana, sehingga ke depan, konstruksi yang dibangun mampu menghadapi itu semua,” terangnya. Ia mengatakan, pembangunan kanal dan drainase akan melibatkan Camat, dan Tokoh Masyarakat, terutama daerah yang dilewati pembangunan drainase, untuk duduk bersama.

“Pelaksanaannya nanti akan melibatkan Kejaksaan dan APIP. Mohon doa kita semua agar upaya bangkit untuk maju ini berjalan lancar, sesuai harapan kita,” pungkasnya. Sementara Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Bambang, menyebutkan, kanal salu Matoto nantinya terbagi 3 segmen, dengan total panjang 2.360 meter. Ukuran terkecil dengan tinggi 1,5 meter dan lebar 2 meter. Ukuran terbesar dengan tinggi 2 meter dan lebar 3 meter.

Sementara untuk drainase, akan mengcover daerah seluas 16,4 hektar. “Pembuangan aliran tidak lagi ke sungai Masamba, melainkan ke sungai Kappuna. Konstruksinya sendiri semuanya akan menggunakan beton bertulang,” jelas Bambang. Turut hadir dalam Rapat ini, Kepala BPKAD, Baharuddin, Perwakilan Bandara Andi Djemma, dan para Konsultan. (Hamsul)

Percepat Penanganan Sungai Matoto
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleWebinar Spesial Hari Ibu di Kompas TV, IDP Ajak Kaum Perempuan Terlibat Dalam Pembangunan
Next Article Jelang Natal dan Tahun Baru 2021, Kapolres Sinjai Gelar Bakti Sosial di Rumah Pastori

Berita Terkait:

DAERAH April 30, 2026

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026 DAERAH
DAERAH April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026 DAERAH
HUKUM April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026 HUKUM
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.