Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rapat Paripurna DPRD Takalar, Ahmad Sahid Dari Fraksi Gelora Tekankan Tiga Point Krusial.

April 18, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»MAKASSAR»Pencabutan KWH Rumah Warga Dalam Keadaan Kosong, HMI Sebut Petugas PLN “Bak Seperti Maling di Siang Bolong”.
MAKASSAR

Pencabutan KWH Rumah Warga Dalam Keadaan Kosong, HMI Sebut Petugas PLN “Bak Seperti Maling di Siang Bolong”.

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaNovember 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Sungguminasa, Gowa – Seorang warga BTN Bumi Borongloe Permai, Kecamatan Bontomarannu, mengaku dirugikan setelah meteran KWH listrik di rumahnya dicabut oleh petugas PLN saat rumah dalam keadaan kosong. Tindakan tersebut memicu keluhan keras dan rencana aksi protes oleh eks Pengurus PTKP HMI Cabang Gresik.

Pemilik rumah yang enggan identitasnya dipublikasikan menuturkan bahwa pencabutan dilakukan tanpa pemberitahuan sama sekali. Ia mengaku tidak pernah menerima surat tunggakan, surat peringatan, maupun informasi resmi dari pihak PLN.

“Rumah kami kosong total. Kalau memang ada tunggakan, seharusnya PLN memberi tahu terlebih dahulu, minimal kepada tetangga atau pihak developer. Sampai sekarang kami belum menerima satu pun surat pemberitahuan,” ujarnya, Sabtu (15/11).

Warga juga mempertanyakan tidak adanya dokumentasi tertulis di lokasi setelah pencabutan dilakukan. Tidak ditemukan berita acara, tanda pemberitahuan tertinggal, ataupun bukti fisik bahwa tindakan teknis tersebut dilakukan petugas resmi PLN. Sejumlah warga sekitar pun mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas petugas PLN pada hari kejadian.

Menanggapi persoalan ini, Eks Ketua PTKP HMI Cabang Gresik, Muh. Al-Lail Qadri, menyampaikan kritik keras terhadap cara kerja petugas PLN di lapangan. Ia menilai bahwa pencabutan tanpa komunikasi dan tanpa pemberitahuan resmi merupakan bentuk layanan publik yang buruk dan berpotensi merugikan konsumen.

“Kami menduga tindakan ini sangat merugikan pelanggan. Tidak ada surat, tidak ada pemberitahuan, tidak ada komunikasi. Pelayanan publik tidak boleh dijalankan seperti ini, apalagi rumah dalam keadaan kosong. Tindakan petugas PLN mencabut KWH seperti ‘maling di siang bolong’,” tegasnya.

Ia memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Sungguminasa dalam waktu dekat. Aksi tersebut bertujuan menuntut penjelasan terbuka mengenai prosedur pencabutan KWH serta meminta PLN melakukan evaluasi total terhadap SOP petugas di lapangan.

“Kami akan turun langsung. Kami menuntut transparansi dan penjelasan resmi agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Redaksi METROINFONEWS.COM telah mencoba menghubungi Manajer PLN Sungguminasa melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi atas insiden tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan respons.

Masyarakat berharap PLN segera memberikan pernyataan resmi dan memastikan seluruh prosedur pelayanan dilakukan sesuai aturan demi melindungi hak pelanggan serta menghindari kejadian serupa terulang.(/*)red

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKapolres Pidie Hadiri dan Ikut Langsung Kegiatan Pidie Trail Adventure (PITA) 2025
Next Article Pengobatan Alat Vital Pekalongan H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat Resmi

Berita Terkait:

PEMERINTAH April 18, 2026

Rapat Paripurna DPRD Takalar, Ahmad Sahid Dari Fraksi Gelora Tekankan Tiga Point Krusial.

April 18, 2026 PEMERINTAH
DAERAH April 17, 2026

*Mengenal Lebih Dekat Astrini Syamsuddin, Penulis dengan Genre Self-Help Religius*

April 17, 2026 DAERAH
DAERAH April 16, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.