METROINFONEWS.COM | Makassar, — Upaya penipuan bermodus mengatasnamakan tenaga medis kembali terjadi. Kali ini, seorang pasien RS Islam Faisal, Ny. N, hampir menjadi korban setelah menerima pesan melalui WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai dokter rumah sakit tersebut.(Rabu 29 April 2025)
Dalam pesan WhatsApp tersebut, pelaku menyampaikan bahwa jadwal kontrol Ny. N di Poli Penyakit Dalam dimajukan ke tanggal 29 April 2025, sehari lebih awal dari jadwal seharusnya. Tidak hanya itu, pelaku juga meminta pasien menebus obat tertentu secara pribadi dengan
alasan obat tidak tersedia di rumah sakit.
Merasa ada kejanggalan, Ny. N mengambil langkah bijak dengan langsung mengonfirmasi ke pihak RS Islam Faisal. Setelah dicek, rumah sakit memastikan tidak ada perubahan jadwal maupun permintaan pembelian obat di luar prosedur resmi. Pihak RS pun menyatakan bahwa informasi tersebut adalah bentuk penipuan yang mencatut nama institusi mereka.
Perwakilan Manajemen RS Islam Faisal, Irham, menyayangkan insiden ini. “Tindakan penipuan semacam ini sangat merugikan, tidak hanya mencoreng nama baik RSIF, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujar Irham
RS Islam Faisal mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi medis dari pihak yang tidak dikenal dan selalu melakukan verifikasi langsung ke rumah sakit Islam Faisal.
Sementara itu, kasus ini muncul di tengah maraknya pemberantasan penipuan online di Sulawesi Selatan. Sebelumnya, Kodam VII/Hasanuddin telah mengamankan 40 terduga pelaku utama dalam operasi penindakan kejahatan digital di wilayah tersebut.(/*) Ir.T
–

