METROINFONEWS.COM | LHOKSEUMAWE – Sangat Miris dilihat Anak-anak yang masih dibawah umur apalagi masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) seharusnya mendapatkan pendidikan atau perhatian yang khusus dari kedua orangtuanya bukan dijadikan untuk mencari makan seperti sebagai pengemis yang banyak berada di Kota Lhokseumawe ini.
Terlihat dari pantauan anak-anak yang masih dibawah umur ini yang menjadi seorang pengemis banyak di Pusat Warkop, Caffe dan Lampu Merah di setiap simpang di Kota Lhokseumawe.
Mereka juga ada sebagai pengamen jalanan yang penuh tantangan dengan Mobil-mobil besar berlalu lintas di Jalan Raya yang dijuluki Kota Petro Dollar dan sebagian mereka juga ada diawasi oleh kedua orangtuanya dari jarak jauh melihat situasi anak mereka bekerja apakah aman atau tidak.
Salah satu masyarakat Kota Lhokseumawe bernama Ruben mengatakan Memang anak-anak dibawah umur yang menjadi seorang pengemis maupun seorang pengamen banyak berada di Kota Lhokseumawe ini dan selama ini mereka masih bekerja seperti biasa nya tanpa ada tindakan dari pihak Satpol PP maupun pihak terkait yang lainnya,” kata Ruben, Kamis (19/10/2013) kepada MetroInfoNews.Com.

“Mereka juga diawasi oleh kedua orangtuanya dari jarak jauh melihat situasi anak mereka bekerja aman atau tidak, Seharusnya mereka jangan dibiarkan menjadi seorang pengemis maupun seorang pengamen seperti sekarang ini karena mereka masih menjadi tanggung jawab kedua orangtuanya dan tidak sepatutnya mereka dimanfaatkan untuk mencari makan keluarga,” terangnya.
Ruben menambahkan, Biasanya mereka sering bekerja seperti ini dimulai sejak pagi hari hingga malam ada juga sepulang sekolah yang seharusnya mereka mendapatkan istirahat yang cukup di rumah nya bukan dijadikan sebagai mesin untuk mencari makan keluarga nya kan kasian masih kecil harus menanggung beban keluarga, Padahal kalau kita lihat dari jauh kedua orangtuanya masih sehat dan kuat.
“Kita berharap kepada pihak Satpol PP Kota Lhokseumawe dan Dinas terkait agar segera mengambil tindakan yang tegas terutama kepada kedua orangtuanya yang sangat tega memperlakukan anak nya sebagai seorang pengemis maupun seorang pengamen demi untuk mencari makan keluarga nya padahal kondisi kedua orangtuanya masih sehat dan kuat,” tandasnya.(DANTON)Adm/: Kaperwil Aceh.

