Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Fraksi Gelora Desak Bupati Takalar Segerakan TPP ASN dan Evaluasi Penempatan Guru

Mei 1, 2026

Ahmad Daeng Se’re Serahkan Program Bedah Rumah untuk Warga Desa Jipang.

Mei 1, 2026

Pelepasan Jemaah Haji Takalar di Warnai Kisah Haru Anggi Gantikan Almarhumah Ibunya.

Mei 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»RAGAM»Kuartal 3 Tahun 2020, Pendapatan Alfamidi Naik 9,59 Persen
RAGAM

Kuartal 3 Tahun 2020, Pendapatan Alfamidi Naik 9,59 Persen

Metro Info NewsBy Metro Info NewsNovember 25, 2020Updated:November 26, 2020Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

MAKASSAR | Jumlah pengunjung Alfamidi mengalami penurunan yang cukup signifikan akibat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh beberapa daerah maupun kota di tahun 2020 demi mencegah penyebaran Covid-19. Masyarakat diharapkan untuk tinggal di rumah (stay at home) dan pembatasan sosial (social distancing).

Tahun 2020 menjadi tahun berat bagi semua sektor usaha tak terkecuali sektor ritel. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya sektor industri besar yang dengan terpaksa harus menutup usahanya dikarenakan tidak ada demand dan terus merugi.

Hal ini tentu berdampak pada melonjaknya jumlah pengangguran dan penurunan daya beli masyarakat secara umum. Menurut Suantopo Po, Corporate Secretary PT Midi Utama Indonesia Tbk, Dalam kondisi seperti di ini masyarakat dipaksa untuk lebih selektif lagi dalam berbelanja, mereka lebih mengedepankan kebutuhan dan menahan keinginan.

Meskipun dunia usaha sedang diuji dengan Pandemik Covid-19, namun sampai dengan kuartal 3 tahun 2020 Perseroan masih mampu tumbuh sebesar 9,59% dari rp 8,68 triliun di periode yang sama tahun 2019 lalu menjadi Rp 9,51 triliun di kuartal ketiga tahun 2020. Sayangnya, kenaikan pendapatan tersebut berbanding terbalik dengan laba Perseroan yang minus sebesar 2,82% dari periode yang sama tahun 2019.

Di akhir kuartal 3/2020, Perseroan membukukan laba sebesar Rp 137,47 miliar, sementara di periode yang sama tahun 2019 laba perseroan berada di angka Rp 141,46 miliar. Hal ini dikarenakan kenaikan biaya operasional yang tidak sebanding dengan kenaikan pendapatan.

Keberhasilan peningkatan pendapatan tersebut tidak terlepas dari strategi bisnis yang diterapkan Perseroan di tahun 2020 yakni terus meningkatkan standar dan kualitas pelayanan kepada konsumen, menyediakan produk yang lebih lengkap dan harga lebih kompetitif, melanjutkan strategi pemasaran yang komperehensif serta terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki perseroan.

Beberapa strategi pemasaran kekinian yang sukses menarik pelanggan berbelanja di Alfamidi adalah program Semarak Awal Tahun yang berhadiah 20 unit motor, Program Rejeki 13 Tahun Alfamidi yang berhadiah uang tunai dan ribuan voucher belanja serta program Belanja di Alfamidi bawa Pulang Sepeda Brompton yang sampai saat ini periodenya masih berjalan.

Selain itu, Perseroan juga menggenjot penjualan siap antar bernama Midi Kriing. Ini untuk memudahkan masyarakat dalam berbelanja di gerai-gerai Alfamidi tanpa harus keluar rumah.

Sampai dengan akhir Kuartal 3/2020, jumlah gerai Alfamidi adalah 1.746 yang terdiri dari 1.725 gerai reguler dan 21 gerai Alfamidi Supermarket. Angka ini naik 191 gerai dari jumlah gerai di akhir tahun 2019 yakni 1.555 gerai. Hingga akhir tahun 2020, Perseroan menargetkan dapat menambah 250 gerai baru.

Menghadapi tahun 2021, Perseroan optimis kondisi perekonomian Indonesia mulai membaik dan daya beli masyarakat meningkat sehingga berdampak positif pada pertumbuhan Perseroan. (*)

59 Persen Kuartal 3 Tahun 2020 Pendapatan Alfamidi Naik 9
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleBAZNAS Makassar Peroleh Sertifikasi Lembaga Zakat Patuh Syariah Kemenag RI
Next Article Golkar Lutra Keberatan, Rahmat Laguni: Ketua DPR Kaya Kerbau Dicocol Hidungnya

Berita Terkait:

MAKASSAR Januari 30, 2026

Menularkan Spirit Menulis di SMP Negeri 6 Polongbangkeng Utara Takalar

Januari 30, 2026 MAKASSAR
MAKASSAR Januari 29, 2026

Literasi Seni Lewat Sinrilik, Kacapi, dan Suling di SMPN 6 Polongbangkeng Utara Takalar

Januari 29, 2026 MAKASSAR
ADVERTORIAL Januari 24, 2026

DPD IWO Indonesia Kabupaten Takalar Resmi Kantongi SK Kepengurusan

Januari 24, 2026 ADVERTORIAL
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.