Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Satreskrim Takalar Tindak Tegas Pelaku Kriminal,kasus Busur Hingga Pencurian Emas Terungkap.

Mei 13, 2026

Semangat Gotong Royong Warga Cakura, Masjid Dibangun dari Swadaya Masyarakat Capai Rp.850 Juta.

Mei 13, 2026

Pemdes Banggae Salurkan 567 Paket Sembako, Warga Bersyukur atas Bantuan yang Diterima.

Mei 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»NASIONAL»(KP-GRD), Meminta Pemerintah Pusat Menerapkan Sistem Tatanan Negara Yang Sesungguhnya
NASIONAL

(KP-GRD), Meminta Pemerintah Pusat Menerapkan Sistem Tatanan Negara Yang Sesungguhnya

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaAgustus 17, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | MAKASSAR – Pada tanggal 17 Agustus silam Bung Karno dan Bung Hatta secara resmi telah memproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, artinya semenjak itu kebebasan untuk memperoleh kedaulatan telah berlangsung, dimana negara Indonesia berdiri sebagai sebuah negara merdeka dan bebas dari penjajahan kolonialisme.

Perjuangan fisik maupun di meja perundingan perlahan-lahan mulai berkurang, diganti dengan perjuangan membangun negara, namun perjuangan untuk membangun negara tidak kalah beratnya melawan penjajah, seperti apa yang di katakan Soekarno, bahwa “perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan jauh lebih sulit karena melawan bangsa sendiri “.

Harapan serta cita-cita luhur bangsa Indonesia seperti yang tertuang dalam UUD 1945 pada alinea pertama, bahwa kemerdekaan itu ialah adalah hak segal bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan berkeadilan.

Dan pada alinea keempat bahwasanya untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam UUD Negara Republik Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat.

Namun semua hal itu terhanyut oleh sebuah sistem tatanan negara yang bobrok. Matinya sebuah sistem tatanan negara yang kedaulatan rakyat membuat arah bangsa dan negara seakan terombang ambing diterpa angin.Kondisi negara hari ini menunjukkan bahwa kedaulatan bukan lagi di tangan rakyat, tapi di tangan para pemangku kekuasaan.

Negara Republik Indonesia hari ini masih terbelenggu dalam penjajahan-penjajahan yang humanis ala kapitalisme modern dengan membangun sebuah sistem ekonomi yang menimbulkan ketimpangan sosial yang sangat dalam ditengah-tengah masyarakat.

Banyak problematika yang terjadi di NKRI ini baik kemiskinan maupun penggusuran, pengangguran, korupsi, pelanggaran Ham dan lain sebagainya itu semua berawal dari sebuah proses hegemonisasi yang humanis dan terbingkai dalam suatu sistem tatanan yang bobrok.

Kami dari komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) meminta kepada pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo untuk menerapkan sistem tatanan negara yang sesungguhnya baik itu ekonomi maupun politik yang berasaskan kedaulatan rakyat agar semua problem yang terjadi selama ini dengan sendiri akan terhapus, dan yang pastinya rakyat akan merasa bebas dari belenggu penjajahan ala kapitalis modern.(Red/*)Adm /Red: Salman Sitaba

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleTahanan Diduga Di Aniaya Oknum Lapas Takalar
Next Article Peringatan Hari kemerdekaan RI yang ke 78 di RSUD Labuang Baji

Berita Terkait:

DAERAH Mei 13, 2026

Satreskrim Takalar Tindak Tegas Pelaku Kriminal,kasus Busur Hingga Pencurian Emas Terungkap.

Mei 13, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 13, 2026

Semangat Gotong Royong Warga Cakura, Masjid Dibangun dari Swadaya Masyarakat Capai Rp.850 Juta.

Mei 13, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 13, 2026

Pemdes Banggae Salurkan 567 Paket Sembako, Warga Bersyukur atas Bantuan yang Diterima.

Mei 13, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.