Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

LSM Pemantik Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Bendungan Pammukkulu.

Juli 2, 2026

Pemkab Takalar Mulai Penerimaan Sekolah Rakyat Juli 2026, Siap Tampung 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu.

Juli 1, 2026

Panen Sayuran di Rujab Bupati, Terapkan Pemanfaatan Pekarangan.

Juni 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Ketua Pemerhati Tenaga Kesehatan Bone Anggap Penetapan Tersangka Dua Perawat di Polrestabes Terlalu Dini
DAERAH

Ketua Pemerhati Tenaga Kesehatan Bone Anggap Penetapan Tersangka Dua Perawat di Polrestabes Terlalu Dini

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaOktober 28, 2024Updated:Oktober 28, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | BONE — Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Didit Haryadi, S.Kep Ns, Ketua Pemerhati Tenaga Kesehatan di Bone, mengungkapkan keprihatinannya terhadap penetapan status tersangka bagi dua perawat di Polrestabes Makassar.(Senin 28.okt.2024)

Ia menyarankan agar dilakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus meninggalnya seorang pasien di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Pemprov.

Didit menekankan pentingnya mengungkap semua fakta untuk menentukan apakah ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. “Saya yakin perawat di ruang perawatan khusus jiwa tidak berniat menghilangkan nyawa pasien. Ini adalah musibah yang menimpa profesi yang kita cintai,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak psikologis yang mungkin dialami oleh perawat yang ditahan, yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pekerjaan dan keluarga mereka. “Penahanan ini dapat memberikan dampak psikologis yang berat,” tambah Didit.

Selain itu, Didit mengkhawatirkan dampak dari insiden ini terhadap profesi perawat secara umum.

Ia menganggap kejadian ini dapat menciptakan ketakutan di kalangan perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Ia mengkritik tindakan penahanan yang dianggapnya terlalu dini dan menyerukan agar proses pemeriksaan melibatkan berbagai pihak, termasuk komite perawat, komite medik, Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, serta Badan Pengawas RS Provinsi Sulsel. “Semua pihak, termasuk direktur rumah sakit, harus diperiksa mengenai kebijakan dan manajemen yang diterapkan,” tegasnya.

Dalam tanggapan resmi melalui Via telephone , Kanit IPDA Indra Jatanras menyatakan bahwa penetapan status tersangka sudah sesuai prosedur berdasarkan adanya laporan polisi, pengakuan korban mengenai kesalahan SOP, dan hasil visum yang sudah memenuhi dua unsur bukti.

Didit juga menyoroti pentingnya evaluasi manajemen rasio perawat dan jumlah pasien di rumah sakit, menekankan perlunya perbaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan segera terungkap demi keadilan.(Ir.T/*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticlePanwaslih Kota Langsa Panggil Kadis PUPR, Kabid RSUD dan Kasat Pol-PP Diduga Terlibat Politik
Next Article Pj. Bupati Takalar Menerima Audience Dari Universitas Sawerigading

Berita Terkait:

DAERAH Juli 2, 2026

LSM Pemantik Resmi Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi Bendungan Pammukkulu.

Juli 2, 2026 DAERAH
DAERAH Juli 1, 2026

Pemkab Takalar Mulai Penerimaan Sekolah Rakyat Juli 2026, Siap Tampung 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu.

Juli 1, 2026 DAERAH
DAERAH Juni 30, 2026

Panen Sayuran di Rujab Bupati, Terapkan Pemanfaatan Pekarangan.

Juni 30, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.