Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»MAKASSAR»Ketua Dekranasda Kota Makassar Beri Motivasi Pengrajin Ciptakan Produk yang Berinovasi
MAKASSAR

Ketua Dekranasda Kota Makassar Beri Motivasi Pengrajin Ciptakan Produk yang Berinovasi

Metro Info NewsBy Metro Info NewsAgustus 14, 2020Updated:Agustus 23, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Makassar | Ketua Dekranasda Kota Makassar Rossy Timur memotivasi pengrajin di wilayahnya berinovasi di masa pandemi saat mengunjungi beberapa sentra kerajinan tangan di kecamatan Biringkanaya, dan Tamalanrea, Jumat (14/08/2020).

Rossy memahami tantangan yang dihadapi pengrajin di masa pandemi jauh lebih rumit. Namun menurutnya, tantangan itu memberikan peluang bagi pengrajin untuk melahirkan inovasi di berbagai bidang seperti menciptakan produk yang lebih variatif baik dari segi model, warna, bahan hingga promosi, dan penjualannya.

Ia mencontohkan pengrajin tenun ikat yang bisa menciptakan motif khas Makassar seperti aksara lontarak, Pinisi atau motif lainnya yang identik dengan Makassar.

Pengrajin juga dapat mencoba warna cerah pada desain tenun ikatnya. Jika selama ini tenun ikat yang diproduksi didominasi warna gelap seperti hitam, dan cokelat tua maka di masa pandemi ini, pengrajin dapat mencoba hal baru dengan membuat tenun ikat berwarna cerah seperti merah muda, dan jingga atau warna yang sedang tren seperti pink fucshia, dan magenta.

“Inovasi di masa pandemi akan membuat pengrajin kita mampu bertahan. Dekranasda, dan pemerintah menjadi penyokong utama pengrajin melewati masa pandemi ini,” ujarnya.

Bentuk inovasi lainnya yang dapat dilakukan oleh pengrajin kata Rossy adalah membuat desain produk yang berbeda dari yang pernah ada. Semisal, kain tenun ikat yang banyak dimanfaatkan untuk bahan pakaian, di masa pandemi ini, pengrajin dapat mencoba membuat masker dari bahan tenun ikat dengan dukungan pemerintah, dan Dekranasda masker buatan pengrajin ini dapat diterima pasar.

Gagasan untuk berinovasi di masa pandemi, juga disampaikan Rossy saat mengunjungi sentra kerajinan anyaman UKM Rumah Anyam Mandiri di kecamatan Biringkanayya yang mengolah tanaman Eceng Gondok menjadi barang bernilai ekonomis seperti tempat tisu, tas, keranjang, sendal, tatakan piring atau gelas, dan vas bunga.

Menyiasati lesunya pembeli di masa pandemi, Rossy mendorong pengrajin memanfaatkan sosial media seperti facebook, dan instagram dalam memasarkan produknya. Pembeli cukup memesan melalui akun sosial media, dan barang pesanan diantar menggunakan kurir online sementara pembayaran dapat dilakukan dengan sistem transfer atau bayar di tempat.

“Akun sosial media dimanfaatkan sebagai galeri untuk memamerkan produk kerajinan tangan sekaligus sebagai media pemasaran dengan begitu jangkauan pasarnya menjadi lebih luas meski tanpa bertemu langsung pembeli,” paparnya.

Hal serupa juga disampaikan Rossy saat mengunjungi pengarajin sabuk kelapa di kecamatan Tamalanrea yang memproduksi kerajinan tangan berbahan dasar sabuk kelapa, kulit, dan tempurung kelapa menjadi barang bernilai ekonomis seperti pot tanaman, hiasan dinding, minyak kelapa, dan VCO. (innang)

Ketua Dekranasda Kota Makassar Beri Motivasi Pengrajin Ciptakan Produk yang Berinovasi
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticlePj Walikota Makassar Lantik Sejumlah Kepala UPT Pendidikan Formal
Next Article Resmikan Kantor Pramuka, Pj Walikota Prof Rudi: Patuhi Protokol Kesehatan

Berita Terkait:

DAERAH April 30, 2026

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026 DAERAH
HUKUM April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026 HUKUM
DAERAH April 29, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.