Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026

Alibi “Candaan” Klarifikasi HM Soal Fee Proyek KDKMP, RHUKI Endus Aroma Intervensi, Pelanggaran Hukum.

April 21, 2026

Rapat Paripurna DPRD Takalar, Ahmad Sahid Dari Fraksi Gelora Tekankan Tiga Point Krusial.

April 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»NASIONAL»HUT PPNI Ke 49 Tahun Dirayakan Di jalan Hertasning Andi Pettarani
NASIONAL

HUT PPNI Ke 49 Tahun Dirayakan Di jalan Hertasning Andi Pettarani

Metro Info NewsBy Metro Info NewsMaret 18, 2023Updated:Maret 18, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS. COM. MAKASSAR. Momentum perayaaan hari ulang tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia ke-49 tahun dirayakan di bundaran Hertasning di jalan Andi Pettrani. Jumat (17/03/2023)

Profesi perawat yang lahir pada tanggal 17 Maret 1974 ini terus melakukan terobosan dalam memajukan dan mengembangkan organisasi profesi dalam hal peningkatkan sumber daya manusia serta melakukan upgrade ilmu guna menjaga mutu pelayanan kesehatan di lingkup RS, Puskesmas, maupun Klinik.

Perayaan ulang tahun kali ini PPNI mengangkat tema “Gapai Sejahtera Dengan Profesionalisme”.Tentunnya tema ini punya arti yang sangat bermakna dalam hal menggapai kesejahteraan harus dengan profesionalisme diantaranya tidak boleh lagi ada perawat yang bekerja secara sukarela “Suka Bekerja Rela Tidak digaji”.

PPNI adalah organisasi profesi yang menyumbang pelayanan kesehatan terhadap pembangunan kesehatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini sesuai dengan cita-cita pemerintah dalam hal mendukung Indonesia sehat diseluruh pelosok Nusantara, sehingga perawat tidak hanya cukup digaji dengan Upah minimum provinsi (UMP) Upah Minimun Kabupaten /Kota (UMK) bahkan lebih daripada itu perawat harus mendapatkan gaji yang lebih tinggi akan tetapi secara fakta dilapangan perbudakan moderen dibeberapa layanan kesehatan itu masih terus massif terjadi.

Beberapa wilayah kabupaten/kota PPNI melaksanan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam hal ini memberi pelayanan kesehatan secara gratis dan penyuluhan kesehatan.

Namun hal yang berbeda dilakukan oleh Ketua Umum Barisan Muda Kesehatan Indonesia Irham Tompo S.Kep, Ns merayakan HUT PPNI dijalan dengan mengelar aksi unjuk rasa dalam memperjuangkan kesejahteraan profesi perawat.

Dalam orasinya Irham menyampaikan beberapa tuntutan dengan gaya orasinya yang menggebu-gebu diantaranya

1. Mengecam direktur RS Paramout untuk bertanggung jawab terkait dugaan pemecatan 4 orang perawat secara sepihak

2. Meminta Disnaker Trans Sul-Sel untuk menindaki beberapa RS Swasta yang tidak mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja.

3. Mendesak pemerintah untuk mensejahterahkan perawat yang bekerja di lingkup Pemerintah maupun Swasta.

4. Mendesak seluruh jajaran Direktur RS SE Sulawesi Selatan untuk tidak melakukan eksploitasi kepada perawat. Ucapnya

Irham berharap Pemeritah tidak pandang bulu dalam penerapan aturan UU Ketenagakerjaan No.13 tahun 2003 atau perubahan UU No.11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Menurutnya perbudakan moderen adalah bentuk kejahatan yang tak bisa di tolerir karena sudah sangat meresahkan profesi perawat.Tandanya

METROINFONEWS. COM

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleMenjelang Bulan Suci Ramadhan, Ketum AMI Meminta Walikota Surabaya Untuk Mengeluarkan Surat Edaran Semua Diskotik Wajib Tutup
Next Article HUT PPNI Ke 49 Tahun Dirayakan Di jalan Hertasning Andi Pettara

Berita Terkait:

DAERAH April 16, 2026

RHUKI Sorot PUPR Takalar Diduga Segel Masjid Dan Rumah Tahfidz VS Proyek Kopdes KDMP Kenapa Tidak Disegel?

April 16, 2026 DAERAH
DAERAH April 16, 2026

Ibu Paruh Baya Diduga Hilang di Takalar, Keluarga Harap Bantuan Pencarian.

April 16, 2026 DAERAH
DAERAH April 14, 2026

Aktivis Ruslan Soroti Integritas Pers di Takalar

April 14, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.