METROINFONEWS.COM |Gowa, 3 September 2025 Ratusan massa dari Aliansi Cipayung Plus Kabupaten Gowa yang terdiri atas PMKRI, HMI Gowa Raya, IMM, GMNI, Pemuda Katolik, dan SAPMA PP menggelar aksi longmarch dari perbatasan Kota Makassar Gowa menuju Kantor Bupati dan DPRD Gowa.
Aksi yang dikawal ketat oleh Polres Gowa bersama Kodim 1409 ini berjalan tertib dan kondusif. Dalam tuntutannya, Cipayung Plus mengangkat isu nasional maupun lokal yang dinilai krusial bagi masyarakat.
Di tingkat nasional, mereka mendesak reformasi Polri, transparansi penegakan hukum, pengesahan RUU Perampasan Aset, pencabutan Inpres No.1/2025, hingga evaluasi program MBG. Sementara di tingkat daerah, massa aksi menyoroti dugaan praktik tambang ilegal, menolak kenaikan pajak, menuntut transparansi PAD Gowa, serta mendesak pencopotan Kapolda Sulsel.
Momen menarik terjadi saat Bupati Gowa, Husniah Talenrang, bersama Ketua DPRD Gowa, Darmawangsyah Muin, memilih duduk bersama massa aksi di jalan raya. Keduanya mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa dan berkomitmen menindaklanjuti melalui jalur kelembagaan.
Sejumlah ketua OKP secara bergantian menyampaikan orasi bernada tajam, menyoroti ketidakadilan hukum, beban pajak yang dianggap menekan masyarakat, serta lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di Gowa.
Aksi berakhir damai. Sebelum membubarkan diri, perwakilan Cipayung Plus menyampaikan apresiasi kepada aparat TNI-Polri yang dinilai berhasil menjaga jalannya aksi hingga selesai dalam keadaan aman dan kondusif.(/*)ir’T

