METROINFONEWS.COM ][ TAKALAR – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hamka B. Kady, menggelar diskusi santai bersama sejumlah insan media dan perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Takalar senin 27/72026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum dialog untuk menyerap aspirasi dan masukan terkait berbagai program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Hamka B. Kady menegaskan bahwa media dan LSM merupakan mitra strategis pemerintah dan wakil rakyat dalam mengawal pembangunan.
Menurutnya, kritik, saran, dan masukan yang disampaikan secara objektif menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program pemerintah berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Media dan LSM merupakan bagian dari kontrol sosial. Kami membutuhkan informasi dari lapangan agar setiap program yang diperjuangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Hamka.
Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, perhubungan, perumahan rakyat, pembangunan desa, dan penanggulangan bencana, Hamka mengatakan dirinya terus berupaya memperjuangkan berbagai program pemerintah pusat agar dapat dinikmati masyarakat Takalar.
Program tersebut meliputi pembangunan jalan, jembatan, irigasi, peningkatan kualitas permukiman, hingga pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung produktivitas sektor pertanian, perikanan, dan usaha masyarakat.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, para insan pers dan perwakilan LSM menyampaikan sejumlah pertanyaan, masukan, serta usulan terkait berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Takalar.
Hamka B. Kady merespons setiap masukan dengan terbuka dan memberikan penjelasan mengenai berbagai program yang sedang maupun akan diperjuangkan.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah usulan pembangunan jalan penghubung di wilayah Kepulauan Tanakeke, tepatnya ruas jalan yang menghubungkan Desa Tompo Tanah dengan Desa Maccini Baji.
Menurut para peserta, akses jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, dan pelayanan publik terutama kelancaran akses anak sekolah di kawasan kepulauan.
Menanggapi usulan tersebut, Hamka B. Kady menyatakan akan memperjuangkannya melalui pembahasan program dan anggaran agar dapat direalisasikan pada tahun mendatang, sesuai mekanisme dan kewenangan pemerintah.
“Kita akan melihat skala prioritasnya dan berupaya mendorong agar usulan tersebut bisa masuk dalam program pembangunan.
Infrastruktur di wilayah kepulauan juga harus mendapat perhatian karena sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Hamka menambahkan bahwa seluruh masukan yang diterima dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar koordinasi dengan kementerian terkait maupun pemerintah daerah.
Kita ingin memastikan setiap anggaran negara yang turun ke daerah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, pengawasan, sinergi, dan partisipasi semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Hamka mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media dan LSM, untuk terus mengawal pembangunan secara bersama-sama serta menjaga hasil pembangunan yang telah ada agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Diskusi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara wakil rakyat, media, LSM, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Takalar yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan.( D T )

