METROINFONEWS.COM |MAKASSAR — Mahasiswa Klinik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI) yang sedang menjalani stase Islam menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Poli Pelayanan Rumah Sakit Islam Faisal Makassar pada hari Selasa (23/12/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, keluarga, serta pasien yang berobat di poli gigi RSIF mengenai kesehatan gigi dan mulut.
Acara dibuka langsung oleh Drg. Chusnul Chotimah, SP. Pros., yang menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut, baik dari sisi medis maupun perspektif Agama Islam.
“Kegiatan ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar mereka lebih peduli dengan kesehatan gigi dan mulut, serta memahami bagaimana agama Islam memandang pentingnya perawatan gigi,” ujar Drg. Chusnul.
Salah satu pemateri, Dimas, menyampaikan bahwa kegiatan ini secara khusus mengedukasi masyarakat yang memiliki masalah kehilangan gigi.
Dimas menjelaskan pentingnya penggunaan gigi tiruan sebagai solusi pengganti gigi yang hilang.
“Setelah diberikan materi, masyarakat diharapkan bisa termotivasi untuk menggunakan gigi tiruan, terutama setelah mengetahui pandangan Islam mengenai penggunaan gigi palsu. Penggunaan gigi tiruan adalah solusi yang baik dalam perspektif kesehatan dan agama,” Harap Dimas.
Materi kedua disampaikan oleh Nurhalisa Tuljanna yang mengangkat topik tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, terutama selama bulan puasa.
Nurhalisa menyampaikan, tujuan materi ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut saat bulan suci Ramadhan.
Karena selama puasa, kita tetap harus menjaga kebersihan mulut agar tidak membatalkan puasa dan terhindar dari masalah kesehatan mulut,” ujarnya.
Di tempat yang sama, salah satu pasien yang diwawancarai oleh pewarta, Ulva, mengungkapkan kesan positif terhadap kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat menginspirasi, terutama untuk orang tua yang membutuhkan pemasangan gigi palsu.
Saya merasa sangat teredukasi mengenai perawatan gigi dan pentingnya menjaga kebersihan mulut dibulan puasa” kata Ulva.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat dan diharapkan dapat terus berlangsung untuk memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta memanfaatkan gigi tiruan sesuai dengan ajaran Islam.(Ir.T)

