Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»ADVERTORIAL»Dua Kapal Pinisi Dispar Makassar Disorot: Diduga Retak Sebelum Digunakan, BMKI Tuntut Audit dan Langka Hukum
ADVERTORIAL

Dua Kapal Pinisi Dispar Makassar Disorot: Diduga Retak Sebelum Digunakan, BMKI Tuntut Audit dan Langka Hukum

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaAgustus 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM |Makassar, Sabtu 2.Agustus 2025 – Proyek pembangunan dua unit Kapal Pinisi oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar yang menelan anggaran hampir Rp8 miliar, kini menuai sorotan tajam dari Barisan Muda Kesehatan Indonesia (BMKI) Kota Makassar.

Kapal yang diresmikan tahun 2023 itu diduga mengalami kerusakan fisik dan tidak menggunakan material sesuai standar warisan budaya dunia.

Dua kapal yang menghabiskan anggaran Rp7,99 miliar dan dikerjakan selama delapan bulan (240 hari) tersebut diduga mengalami retakan dan kerusakan struktural sebelum dipungsikan.

Lebih parah, elemen penting kapal seperti gading kapal diduga menggunakan kayu bitti kelas 2, padahal spesifikasi seharusnya menuntut kelas 1, sebagaimana standar pembuatan Kapal Pinisi yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO

Ketua BMKI Makassar, Andi Baso Mappangara, SH, dalam konferensi persnya menyampaikan kecaman keras dan tuntutan resmi kepada Dispar Kota Makassar. Menurutnya, proyek ini sarat dengan dugaan penyimpangan anggaran dan pengabaian nilai historis serta kualitas warisan budaya.

“Kapal Pinisi bukan hanya simbol pariwisata, tapi kebanggaan bangsa yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, bukan dijadikan proyek asal jadi. Ini bukan sekadar soal kapal rusak, ini soal integritas anggaran dan martabat budaya,” tegas Andi Baso.

BMKI menyampaikan lima poin tuntutan resmi kepada pemerintah dan aparat penegak hukum:

1.Mendesak Inspektorat Kota Makassar, BPK, dan BPKP untuk melakukan audit investigatif terhadap penganggaran, pengadaan, hingga pengerjaan proyek kapal.

2.Menuntut Dispar Makassar membuka dokumen kontrak, spesifikasi teknis, dan laporan pengerjaan secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

3.Jika terbukti ada penyimpangan atau kerugian negara, BMKI mendesak Kejari Makassar dan Tipikor Polrestabes untuk segera memproses secara hukum hingga penetapan tersangka.

4.Menuntut setiap pembangunan yang menyangkut warisan budaya agar melibatkan ahli warisan dan komunitas pelestari, bukan hanya kontraktor proyek.

5.Meminta Wali Kota dan DPRD Makassar melakukan evaluasi total terhadap Dispar, termasuk pejabat yang terlibat langsung dalam proyek ini.

BMKI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka menyatakan komitmennya untuk menjaga akuntabilitas anggaran publik dan pelestarian budaya lokal.

“Kami tidak akan berhenti sampai semuanya terang benderang. Siapapun yang bermain-main dengan uang rakyat dan merusak warisan budaya akan kami lawan,” tutup Andi Baso.(/*)ir.T/Tim

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleLagi-lagi Heboh Dua Pejabat IAIN Langsa Mengundurkan Diri
Next Article Bentengi Generasi Bangsa, Satgas TMMD Kodim 1202/Skw Gencar Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme.

Berita Terkait:

DAERAH April 26, 2026

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026 DAERAH
DAERAH April 23, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026 DAERAH
PEMERINTAH April 21, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026 PEMERINTAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.