Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Satreskrim Takalar Tindak Tegas Pelaku Kriminal,kasus Busur Hingga Pencurian Emas Terungkap.

Mei 13, 2026

Semangat Gotong Royong Warga Cakura, Masjid Dibangun dari Swadaya Masyarakat Capai Rp.850 Juta.

Mei 13, 2026

Pemdes Banggae Salurkan 567 Paket Sembako, Warga Bersyukur atas Bantuan yang Diterima.

Mei 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Parangmata Berpotensi Merugikan Negara
DAERAH

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Usaha Tani di Desa Parangmata Berpotensi Merugikan Negara

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaOktober 7, 2024Updated:Oktober 7, 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Takalar, – Proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di dusun ballaparang Desa Parangmata, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pembangunan jalan yang diharapkan dapat meningkatkan akses distribusi bibit dan hasil panen untuk para petani, diduga tidak sesuai dengan kriteria teknis yang seharusnya mampu meningkatkan indeks pertanaman dan kesejahteraan petani.(7 Oktober 2024)

Hasil investigasi tim media di lapangan menunjukkan di duga adanya indikasi bahwa proyek tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Hal ini memunculkan dugaan penggunaan material yang tidak memenuhi standar, serta ketidakcocokan dalam dimensi talud pembatas jalan yang dibangun.

Salah satu komponen teknis yang diduga tidak sesuai adalah penggunaan batu belah pada talud jalan. Batu yang digunakan seharusnya berukuran minimal 15×20 cm dengan ketebalan sepertiga dari panjangnya. Namun, dalam pelaksanaan proyek, ditemukan adanya dugaan indikasi penggunaan bahan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Selain itu, komposisi mortar campuran pasangan batu yang digunakan, yang seharusnya 1:3, diduga menggunakan komposisi 1:5, yang berpotensi mengurangi kualitas struktur bangunan.

Masyarakat setempat, khususnya para petani yang menggantungkan akses distribusi hasil pertanian pada jalan tersebut, merasa tidak mendapatkan manfaat yang maksimal dari proyek tersebut , Beberapa bagian jalan sudah terlihat rusak, meskipun proyek baru saja selesai dikerjakan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas pelaksanaan pekerjaan dan pengawasan dari pihak terkait.

https://metroinfonews.com/wp-content/uploads/2024/10/VID-20241004-WA0049.mp4

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, masyarakat meminta aparat pemerintah Dinas inspektorat guna mengAUDIT Proyek tersebut bekerja sama dengan aparat penegak hukum, khususnya Polres Takalar melalui Divisi Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor),dan untuk melakukan penyelidikan bersama atas proyek ini. Mereka menduga adanya potensi kerugian negara akibat pelaksanaan proyek yang diduga tidak sesuai standar.

Saat media mencoba mengkonfirmasi mengenai sumber anggaran yang digunakan untuk proyek ini, pihak Pemerintah desa dalam hal ini kepala desa Parangmata .saat di hubungi oleh awak media Mengatakan ” Itu Bisa begitu pak karena di lalui mobil traktor dan mobil truck ,Soal papan bicaranya ada di rumah pak dusun” Ungkapnya pada awak media melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp.

Hari Minggu pukul 15: 32 saat di konfirmasi kembali oleh awak media ini Kepala desa menjawab lewat Pesan singkat WhatsApp mengatakan “Itu pekerjaan belum selesai masih ada 2 jembatan yg sementara dikerja jadi klo masih ada yg kurang sementarai dibenahi 🙏🙏🙏🙏” Tulisnya melalui pesan singkat WhatsApp lalu mengirimkan photo aktifitas pekerja yang sedang bekerja.

Dari hasil konfirmasi tersebut menunjukkan bahwa diduga oknum pelaksana di proyek tersebut telah melakukan Pelanggaran.

Dalam ilmu sipil, rencana syarat kerja (RSK) merujuk pada dokumen yang menjelaskan ketentuan, spesifikasi teknis, dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Dokumen ini memberikan panduan yang jelas tentang cara kerja, standar yang harus dipenuhi, serta bahan dan metode yang harus digunakan untuk memastikan hasil konstruksi sesuai dengan desain dan spesifikasi yang telah disepakati.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil tindakan agar proyek serupa ke depannya tidak merugikan masyarakat dan negara, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan petani di Desa Parangmata.(Tim /SS)

 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleNetralitas Aparatur Negara di Pilkada Gowa, Sigit Sugiarto Serukan Masyarakat untuk Berani Melapor
Next Article Bermula dari Kasus Pencurian, Polisi Ungkap Perdagangan Sabu di Kalangan Anak Muda

Berita Terkait:

DAERAH Mei 13, 2026

Satreskrim Takalar Tindak Tegas Pelaku Kriminal,kasus Busur Hingga Pencurian Emas Terungkap.

Mei 13, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 13, 2026

Semangat Gotong Royong Warga Cakura, Masjid Dibangun dari Swadaya Masyarakat Capai Rp.850 Juta.

Mei 13, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 13, 2026

Pemdes Banggae Salurkan 567 Paket Sembako, Warga Bersyukur atas Bantuan yang Diterima.

Mei 13, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.