Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bupati Takalar Daeng Manye Bangun Kebersamaan Dengan Mitra Media Dalam Suasana Penuh Kekeluargaan.

Juni 2, 2026

Pesona Air Terjun Timurung Pikat Bupati Takalar Desa Kale Ko’mara.

Mei 31, 2026

Pasca Lebaran, Tim Orange Bersama DLHP Takalar Gelar Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali.

Mei 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Diduga Pekerjaan Jalan Gampong Matang Kumbang, Simpang Ulim, Proyek Siluman: Tak Ada Papan Nama
DAERAH

Diduga Pekerjaan Jalan Gampong Matang Kumbang, Simpang Ulim, Proyek Siluman: Tak Ada Papan Nama

By Oktober 22, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | ACEH TIMUR – Warga Dusun Simpang Lhee Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, mempertanyakan pelaksanaan sebuah proyek pembangunan jalan yang diduga tidak memiliki papan nama proyek. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan masyarakat bahwa kegiatan tersebut merupakan proyek “siluman”.

Pekerjaan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut tampak sudah beberapa hari dikerjakan, namun hingga kini tidak terlihat adanya papan informasi sebagaimana mestinya. Padahal, sesuai aturan, setiap proyek pemerintah wajib menampilkan papan nama yang berisi sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, dan waktu pengerjaan.

Salah seorang warga, yang enggan disebut namanya, mengatakan kepada wartawan bahwa mereka tidak mengetahui asal dana proyek tersebut. “Kami hanya lihat ada alat berat bekerja, tapi tidak tahu proyek apa dan dari mana anggarannya. Tidak ada papan nama di lokasi,” ujarnya.

Warga juga mengeluhkan kurangnya transparansi dari pihak pelaksana proyek. Menurut mereka, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan di gampong mereka. “Kalau tidak ada papan nama, kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab,” tambah warga lain.

Pantauan di lapangan, pekerjaan jalan tersebut tampak berupa pengerasan dengan material batu bescos. Namun kualitas material dan ketebalan lapisan jalan juga belum dapat dipastikan karena tidak adanya pengawasan yang terlihat jelas dari pihak terkait.

Warga Aceh Timur, menilai ketiadaan papan nama proyek merupakan bentuk pelanggaran terhadap prinsip transparansi publik. “Setiap proyek yang dibiayai uang rakyat harus terbuka. Kalau tidak ada papan proyek, itu patut dicurigai. Bisa jadi ada yang disembunyikan,” ujarnya tegas.

Warga meminta pihak Inspektorat dan Dinas terkait di Aceh Timur segera turun ke lapangan untuk memeriksa proyek tersebut. Menurutnya, langkah itu penting agar tidak muncul dugaan adanya penyimpangan atau penyalahgunaan anggaran.

Ia juga mengingatkan bahwa papan nama proyek bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab dan keterbukaan kepada publik. “Itu wajib, bukan pilihan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun pemerintah Aceh Timur melalui dinas terkait belum dapat dimintai keterangan terkait ketiadaan papan nama di lokasi pekerjaan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat segera menindaklanjuti persoalan ini agar setiap proyek pembangunan berjalan transparan, sesuai aturan, dan tidak menimbulkan kecurigaan publik.(DANTON) Kaperwil Aceh

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleTerserang Stroke di Perantauan, Warga Aceh Timur Dipulangkan Setelah 30 Tahun Berkat Perhatian Haji Uma”
Next Article Sinergi Kampus dan Kepolisian, Polres Lhokseumawe Gandeng UIN Bahas Patologi Sosial dan Narkotika

Berita Terkait:

DAERAH Juni 2, 2026

Bupati Takalar Daeng Manye Bangun Kebersamaan Dengan Mitra Media Dalam Suasana Penuh Kekeluargaan.

Juni 2, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 28, 2026

Pasca Lebaran, Tim Orange Bersama DLHP Takalar Gelar Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali.

Mei 28, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 23, 2026

BPN KKTP Gelar Webinar Nasional Qurban Syar’i dan Sehat Sambut Idul Adha 1447 H.

Mei 23, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.