Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026

Siap Jaga Stabilitas Harga,TNI Kawal Langsung: Stok Beras Bulog Malewang 1.516 Ton.

April 28, 2026

Disdukcapil Takalar: 137 Warga Binaan Lapas Kini Miliki NIK Valid.

April 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Diduga Lalai Sebabkan Bayi Meninggal, RSUD Andi Djemma Masamba Dilaporkan ke Polisi
HUKUM

Diduga Lalai Sebabkan Bayi Meninggal, RSUD Andi Djemma Masamba Dilaporkan ke Polisi

By Januari 21, 2020Updated:Januari 21, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LUWU UTARA — Syamsuddin (42) Warga Masamba, Luwu Utara, melaporkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masamba, Luwu Utara, Sulsel, ke Mapolres Luwu Utara.

Syamsuddin yang akrab disapa Feri itu melaporkan Pihak RSUD Masamba lantaran anaknya yang masih berusia 5 bulan meninggal dunia akibat adanya dugaan kelalaian Pihak Rumah Sakit, saat dilakukan perawatan.

Menurut Syamsuddin, awalnya anaknya yang masih balita tersebut menderita diare, namun masih dalam kondisi baik, tapi setelah dua orang perawat rumah sakit mengambil darahnya, anaknya kemudian mengalami drop dan badannya menghitam.

“Anak saya kan dirawat diruang perawatan anak karena diare, setelah beberapa saat dirawat, dua orang perawat masuk keruangan tempat anak saya dirawat mau mengambil darah anak saya. Pada saat dia mau ambil darah anak saya, anak saya sementara tidur, saya tanya, bagaimana ini suster anak saya masih tidur, dan kondisinya juga sudah baik, tapi dua orang ini langsung saja ambil anak saya dan menyuntik anak saya untuk kemudian diambil darahnya. Padahal kan saya sudah keberatan”, kata Syamsuddin, kepada media ini, Senin 21 Januari 2019.

Syamsuddin mengatakan, setelah dua perawat tersebut mengambil darah anaknya, keduanya kemudian keluar dari ruangan, namun tiba tiba tak lama berselang dua perawat itu meninggalkan ruangan anaknya drop dan langsung lemas.

“Sudahnya diambil darahnya itu pak, anak saya langsung lemas, saya kemudian panik, saya teriakmi minta tolong sama orang orang di rumah sakit, kemudian anak saya dibawa masuk ICU. Di ICU anak saya dirawat selama tiga hari koma tidak sadarkan diri, kemudian meninggal dunia”, tutur Syamsuddin.

Atas kejadian itu kata Syamsuddin menyebabkan anaknya meninggal dunia. Ia menduga pihak rumah sakit lalai dalam menangani anaknya.

“Karena sebelum diambil darahnya, anak saya sudah sehat, dan rencananya kita sudah mau keluar dari rumah sakit. Dan saya juga sempat keberatan anak saya diambil darahnya. Tapi kenapa setelah diambil darahnya anak saya meninggal dunia, dan itupun diambilnya seolah dipaksakan”,jelas Syamsuddin.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit, saat ditemui di ruangannya, Senin 20/01/2020 mengatakan, belum bisa memberikan komentar terkait kasus meninggalnya bayi tersebut. Ia mengaku masih belum mengetahui secara detail kejadian.

“untuk sementara ini saya belum bisa berbicara banyak, karena saya belum tahu persis bagaimana kejadiannya. Sementara ini kita ingin tahu dulu seperti apa. Dan kita juga berniat menemui pak feri (Syamsuddin). Saya juga baru ada disini, karena hari kejadian itu saya masih berada di Makassar”,tutur Direktur Rumah Sakit dr. Hariadi.

(Hamsul)

Diduga Lalai Sebabkan Bayi Meninggal RSUD Andi Djemma Masamba Dilaporkan ke Polisi
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleLantik Ketua TP PKK, Wabup Bantaeng : Berdayakan Keluarga
Next Article Rasa Peduli, Kapolsubsektor Bonsel Gowa Beri Bantuan ke Warga Kurang Mampu

Berita Terkait:

DAERAH April 27, 2026

Disdukcapil Takalar: 137 Warga Binaan Lapas Kini Miliki NIK Valid.

April 27, 2026 DAERAH
DAERAH April 26, 2026

Cacat Dalam Melakukan Praktik Controlled Delivery  Of Drugs  Lion Parcel Di Kendalikan Oleh Tahanan Rutan Masamba Berujung Kriminalisasi,BNNP SUL-SEL Di Nilai Gagal.

April 26, 2026 DAERAH
DAERAH April 26, 2026

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.