METROINFONESW.COM | LANGSA ACEH – Dana Pemeliharaan jalan di diduga tidak digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Bina Marga, Kota Langsa. Pasalnya, saat ini kondisi sejumlah ruas jalan di Pusat Kota Langsa tidak terpelihara dengan baik.
Hal ini menimbul tanda tanya bagi warga. Padahal, diduga setiap tahunnya anggaran untuk pemeliharaan jalan selalu dianggarkan oleh Pemerintah Kota Langsa.
Namun sayangnya, dana tersebut dinilai tidak dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi ini dapat dilihat dengan kondisi jalan diantaranya yang paling parah rusak dan berlubang barada Jalan. Sudirman yang tidak terpelihara dengan baik.
Pantauan di lapangan, sejumlah akses jalan yang berstatus jalan pusat Kota Langsa terbiarkan rusak dan berlubang. Sama sekali tidak diperbaiki sampai saat sekarang ini tahun 2024.
“Harusnya dalam dana pemeliharaan itu ada untuk tambal sulam, tapi ini kita bisa lihat sendiri, hampir tidak dimanfaatkan,” ujar Fajar, salah seorang warga Kota Langsa, Minggu (09/06/2024).
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Bidang Bina Marga Pemko Langsa, malah terkesan tutup mata sudah bertahun – tahun jalan Sudirman berlobang (hancur) tidak mendapatkan perhatian serius hampir setiap malam warga terperosok ke dalam lobang jalan tersebut.

Belum ada tanda – tanda pihak PUPR Kota Langsa, melakukan perbaikan dan belum mendapatkan keterangan resmi dari pejabat Pemko atau PUPR Kota Langsa, namun banyak sumber menyebutkan setiap tahun ada anggaran peningkatan, pemeliharaan dan perawatan, namun media ini belum mendapatkan keterangan berapa uang negara dikucurkan setiap tahun oleh Pemko Langsa. Ada beberapa jalan di Pemko Langsa, atau dipusat Kota dibiarkan jalan rusak parah begitu saja.
Terpisah Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh ( YARA) perwakilan Langsa, H A Muthallib Ibrahim, SE,.SH,.M.SI.,M.Kn, yang ditemui media ini, Minggu (09/06/2024, di salah satu Cafe, menyebutkan kita minta pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) Langsa, untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dana anggaran Rehab atau biaya pemeliharaan jalan di Pemko Langsa.
Kok sudah bertahun tahun jalan berlobang di Pusat Kota Langsa dibiarkan begitu saja,” ujat H Thallib.
Kita menduga ada permainan besar dana rehab dan pemeliharaan jalan di pusat Kota Langsa, Provinsi Aceh,’ sebut nya lagi.
Sekarang kita desak Kajari Langsa periksa Kadis PUPR Pemko Langsa, dalam kasus hancurnya jalan begitu saja,” ujar H Thallib yang juga Dosen FH Unsam.
Mustahil tidak ada anggaran perbaikan jalan di Pusat Kota Langsa, hampir bertahun tahun jalan hancur di biarkan, ini kerja baru Kajari Langsa,” tutup H Thallib.(DANTON) Kaperwil Aceh

