Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menu MBG Dikembalikan, Empat Guru UPT SDN 58 Lengkese Alami Gatal-Gatal, Dinkes Diminta Turun Tangan.

September 21, 2026

Daeng manye Target Kampung Beru Jadi Desq mandiri Dalam Tiga Tahun.

September 21, 2026

Dugaan Kejanggalan Pengadaan Perlengkapan Siswa SMAN 1 Takalar, LPPH-Analisis HAM Layangkan Somasi Resmi.

September 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Daeng manye Target Kampung Beru Jadi Desq mandiri Dalam Tiga Tahun.
DAERAH

Daeng manye Target Kampung Beru Jadi Desq mandiri Dalam Tiga Tahun.

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaSeptember 21, 2026Tidak ada komentar7 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM ][ TAKALAR – Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, merayakan hari jadi keempat, Minggu (20/9/2026).

Perayaan tersebut dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama istrinya, Dewi Sri Ekowati Firdaus.

Turut hadir Kabag Forkopimda Takalar Amran Torada, Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal, serta anggota DPRD Takalar Hilal dan H Nurdin.

Hadir pula Camat Galesong Muh Ikhsan Larigau, Kepala Desa Kampung Beru Muhammad Ali, tokoh masyarakat, pembina pendamping mahasiswa KKN, serta masyarakat Desa Kampung Beru.

Dalam sambutannya, Daeng Manye mengatakan kegiatan di Desa Kampung Beru dapat menjadi inspirasi bagi desa lain di Kabupaten Takalar.

Ia menilai Kampung Beru memiliki sejumlah ciri yang menunjukkan adanya perkembangan meski baru berusia empat tahun.

“Menurut saya, saya tergiurkan, ya. Karena saya melihat bahwa Desa Kampung Beru ini punya ciri-ciri menjadi icon desa di Takalar untuk menjadi sosok kemajuan. Nanti saya ceritakan apa cirinya itu,” kata Daeng Manye.

Daeng Manye mengaku telah dua kali menghadiri perayaan hari jadi Desa Kampung Beru, yakni pada hari jadi ketiga dan keempat.

Ia melihat adanya perubahan dalam pelaksanaan kegiatan serta peningkatan partisipasi masyarakat.

“Yang kedua lebih meriah kedatangan saya dan lebih banyak aktivitas serta partisipasi masyarakat yang semakin baik dan luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan Desa Kampung Beru terus bergerak meski usianya masih tergolong muda.

“Ini berarti Desa Kampung Beru bergerak terus semakin, walaupun usianya muda, 4 tahun, tapi ternyata punya gigi, punya nyali yang luar biasa untuk mau lebih maju,” katanya.

Daeng Manye menyebut Desa Kampung Beru saat ini masuk kategori desa maju.

Ia menyebut terdapat empat kategori perkembangan desa, yakni desa tertinggal, desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri.

“Anaknya Kampung Beru masuk di desa maju, saya yakin 2-3 tahun ke depan akan naik ke desa mandiri,” ujarnya.

Menurut Daeng Manye, target tersebut dapat diwujudkan melalui program pemerintah desa bersama BPD, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.

Desa Kampung Beru sendiri merupakan hasil pemekaran dari Desa Baralau.

Meski baru berusia empat tahun, Daeng Manye menilai perkembangan Kampung Beru tidak kalah dengan desa lain, termasuk desa induknya.

Ia kemudian menyebut sejumlah indikator yang menurutnya menjadi ciri kemajuan sebuah desa.

Indikator pertama adalah kepemimpinan desa yang inovatif dan kreatif.

“Yang pertama, pemimpimnya yang inovatif dan kreatif. Tepuk tangan dulu! Nanti Pak Desa minta bagian sama Toeng ini. Boleh-boleh. Tapi memang betul, kalau kalian pemimpin desa, ini salah satu pemimpin desa yang inovatif dan kreatif,” kata Daeng Manye.

Indikator berikutnya adalah sumber daya manusia dan kreativitas masyarakat.

Daeng Manye mencontohkan sejumlah pembangunan jalan di Kampung Beru yang menurutnya dilakukan melalui swadaya masyarakat.

“Ini disampaikan, jalan-jalan ini semua swadaya masyarakat, tidak ada menggunakan dana desa,” ujarnya.

Ia juga menyebut berbagai kegiatan sosial yang dilakukan masyarakat Kampung Beru.

Di antaranya sunatan massal, bakti sosial, hingga pemberian perhatian kepada anak yatim.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan adanya kepemimpinan yang mampu menggerakkan masyarakat.

“Artinya di sini ada leadership, ada kepemimpinan menggerakkan dan ada partisipasi masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong membangun desa,” katanya.

Daeng Manye mengatakan konsistensi kegiatan sosial dan meningkatnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu ciri perkembangan Kampung Beru.

Selanjutnya, ia menilai pelayanan pemerintah desa juga menjadi bagian penting dalam kemajuan desa.

“Yang ketiga, tadi leadership kepemimpinan, yang kedua sumber daya, yang ketiga pelayanan. Saya yakin pelayanan desa ini semakin baik,” ujarnya.

Ia melihat informasi terkait program dan kegiatan desa mulai disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai media informasi.

Daeng Manye kemudian menyoroti pemanfaatan teknologi yang dilakukan Pemerintah Desa Kampung Beru.

“Yang berikutnya yang kelima terkait dengan teknologi. Ini jarang nih Desa Kampung Beru. Desa yang paling aktif mempromosikan, mengkampanyekan desanya menggunakan teknologi,” katanya.

Ia mengingat kembali inovasi digital yang sebelumnya dikembangkan Desa Kampung Beru.

Menurutnya, penggunaan teknologi menjadi salah satu indikator yang dapat mendukung Kampung Beru menuju desa mandiri.

Daeng Manye juga menyebut Desa Kampung Beru telah beberapa kali mendapatkan penghargaan di tingkat Kabupaten Takalar maupun nasional.

“Dan desa ini beberapa kali dapat award, baik tingkat Takalar maupun tingkat nasional tadi dilaporkan,” ujarnya.

Ia menyinggung sejumlah capaian Desa Kampung Beru, termasuk dalam program Desa Sehat dan kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara.

“Jadi, menurut saya ini ada tanda-tanda menuju ke desa mandiri. Dan saya yakin 3 tahun ke depan akan terwujud ini,” katanya.

Daeng Manye mengatakan pencapaian tersebut membutuhkan dukungan kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.

Ia juga menyoroti potensi wilayah Desa Kampung Beru yang memiliki bentangan laut.

“Apalagi sebelah kiri membentang laut yang luas. Ini menjadi potensi sumber daya desa yang luar biasa. Banyak ikannya, apalagi di sini banyak Patorani,” ujarnya.

Menurut Daeng Manye, masyarakat Patorani menjadi salah satu potensi ekonomi yang tidak hanya menghidupi desa, tetapi juga Kabupaten Takalar.

Ia mengatakan pernah bersama Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal mendatangi Papua untuk memberikan dukungan kepada masyarakat Patorani asal Takalar.

“Saya yakin pasti ada Patorani yang berasal dari Kampung Beru. Banyak? Banyak. Dan Patorani itu tidak hanya menghidupi desanya, tapi juga menghidupi Kabupaten Takalar,” katanya.

Daeng Manye mengatakan potensi laut tersebut menjadi salah satu sumber daya yang dapat dikembangkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

“Jadi ini potensi sumber daya laut yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menyebut kemandirian ekonomi menjadi salah satu ciri desa mandiri.

“Salah satu ciri dari desa mandiri itu adalah kemandirian ekonomi, mampu mengolah bahan baku menjadi bahan setengah jadi yang punya nilai ekonomi tambah yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kampung Beru Muhammad Ali mengatakan perayaan hari jadi keempat diisi dengan sejumlah kegiatan.

“Perlu kami sampaikan bahwa di hari jadi ke-4 tahun Desa Kampung Beru ini ada beberapa rangkaian kegiatan. Yang pertama, kerja bakti se-Desa Kampung Beru,” kata Muhammad Ali.

Setelah kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian gas LPG bagi masyarakat miskin sebanyak 100 buah.

Kemudian digelar jalan sehat dengan sejumlah hadiah doorprize yang diberikan masyarakat.

Kegiatan berikutnya berupa sunat massal yang dirangkaikan dengan pemeriksaan gratis.

Pemerintah desa juga menggelar zikir akbar dan pemberian santunan bagi anak yatim piatu.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan paripurna Desa Kampung Beru dan ditutup dengan pesta rakyat.

“Itulah rangkaian kegiatan yang kami lakukan di Pemerintah Desa Kampung Beru dalam rangka hari jadi ke-4 tahun,” ujarnya.

Muhammad Ali berharap masyarakat Kampung Beru terus menjaga kekompakan.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun desa agar menjadi desa yang maju dan mandiri.

“Harapan ke depan, bagaimana masyarakat Kampung Beru selalu menjaga kekompakan dan tetap membantu masyarakat dan bersama-sama merangkul masyarakat untuk membangun Desa Kampung Beru ini menjadi desa yang mandiri dan maju,” katanya.

Muhammad Ali juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Takalar dalam perayaan hari jadi Desa Kampung Beru selama dua tahun berturut-turut.

“Jadi kehadiran Pak Bupati ini sebuah sinyal yang baik bagi kami karena dua tahun – mulai dari hari jadi ketiga dan keempat – Bupati hadir di acara kami,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Daeng Manye menjadi kebanggaan bagi pemerintah desa dan masyarakat Kampung Beru.

Ia berharap kehadiran Bupati Takalar dapat membawa dorongan bagi perkembangan desa.

“Mudah-mudahan kedatangan Pak Bupati ini, insyaallah Kampung Beru bisa lebih maju dan bisa bersaing dengan desa lain,” katanya.

Usai perayaan Hari Jadi ke-4 Desa Kampung Beru, kegiatan dilanjutkan dengan launching dua aplikasi layanan digital desa.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diluncurkannya aplikasi SIDATABERU dan Law Consult.

Pengguntingan pita tersebut dilakukan Daeng Manye didampingi sejumlah pejabat yang hadir serta mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar.

SIDATABERU merupakan Sistem Informasi Data Keluarga Kampung Beru yang dikembangkan untuk membantu pemerintah desa dalam mengelola data kependudukan.

Aplikasi tersebut memiliki fitur data rumah atau kartu keluarga, statistik kependudukan hingga tingkat dusun, serta pembuatan dan pemindaian barcode rumah warga.

Sementara Law Consult merupakan aplikasi layanan konsultasi hukum berbasis digital yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut melalui barcode yang tersedia di Pos Bantuan Hukum Desa Kampung Beru.

Law Consult menyediakan layanan konsultasi melalui fitur chat, voice call, maupun video call.

SIDATABERU dikembangkan melalui program KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar.

Sementara pengembangan Law Consult melibatkan tim PPK Ormawa BLM Fakultas Hukum UMI Makassar.

Launching kedua aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Kampung Beru memperkuat pelayanan pemerintahan, pengelolaan data kependudukan, serta akses masyarakat terhadap layanan konsultasi hukum berbasis digital.

Keterangan Foto:

LAUNCHING APLIKASI – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye didampingi pejabat dan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar melakukan pengguntingan pita saat launching aplikasi SIDATABERU dan Law Consult dalam rangkaian Hari Jadi ke-4 Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Minggu (20/9/2026). Dua aplikasi tersebut menjadi inovasi digital Desa Kampung Beru untuk memperkuat pengelolaan data kependudukan dan memudahkan masyarakat mengakses layanan konsultasi hukum.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleDugaan Kejanggalan Pengadaan Perlengkapan Siswa SMAN 1 Takalar, LPPH-Analisis HAM Layangkan Somasi Resmi.
Next Article Menu MBG Dikembalikan, Empat Guru UPT SDN 58 Lengkese Alami Gatal-Gatal, Dinkes Diminta Turun Tangan.

Berita Terkait:

DAERAH September 21, 2026

Menu MBG Dikembalikan, Empat Guru UPT SDN 58 Lengkese Alami Gatal-Gatal, Dinkes Diminta Turun Tangan.

September 21, 2026 DAERAH
DAERAH September 20, 2026

Dugaan Kejanggalan Pengadaan Perlengkapan Siswa SMAN 1 Takalar, LPPH-Analisis HAM Layangkan Somasi Resmi.

September 20, 2026 DAERAH
DAERAH September 20, 2026

Pengadaan Perlengkapan Siswa SMAN 1 takalar Jadi Sorotan,Dinas Pendidikan Di Minta Turun Klarifikasi.

September 20, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.