METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Proyek Swakelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Langsa, dibawah Dinas Pendidikan Aceh, yakni Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Beserta Perabotnya di SMKN 3 Langsa.
Proyek senilai Rp.1.1 miliar lebih terancam mangkrak atau terbengkalai di kawasan Gampong Paya Bujok Seuleumak, Langsa Baro Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Soalnya, pengerjaan pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Beserta Perabotnya di SMKN 3 Langsa tersebut sudah satu Bulan ini terhenti disebabkan para pekerja bangunan tidak satupun beraktivitas di lokasi proyek Swakelola.
Konon kabarnya pekerja bangunan tidak bekerja melanjutkan pengerjaan fisik bangunan Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Beserta Perabotnya. Belum diketahui apa penyebab proyek swakelola tersebut terhenti.

Pengamatan awak media di lokasi proyek Swakelola DAK Fisik SMKN 3 selama satu bulan, pada Kamis (05/09/2024) tidak satu orang terlihat para pekerja bangunan beraktivitas melanjutkan pengerjaan Rehabilitasi Ruang Kelas di lokasi proyek.
Sementara, ruangan kelas yang sudah dibongkar bagian atapnya sudah ditinggalkan begitu saja di lokasi proyek Swakelola DAK Fisik SMK.

“Kalau tak salah pengerjaan proyek terhenti sudah hampir satu bulan lamanya. Kabar yang beredar di lokasi proyek, belum diketahui penyebabnya,” ujar kemana sekolah SMK kepada media tak mau ditulis namanya.
Proyek pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Beserta Perabotnya yang dilaksanakan Swakelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SMK saat ini seperti tak bertuan ditinggal begitu saja, entah kapan pengerjaannya dilanjutkan.

Berdasarkan plank proyek tercatat, waktu pelaksanaan pembangunan Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Beserta Perabotnya, 180 hari kalender, dan rencana selesai pada 27 Desember 2024 nanti.
Sementara, Kepala Sekolah SMKN 3 Langsa, Halimah yang hendak ditemui untuk konfirmasi terkait proyek Rehabilitasi Ruang Kelas sudah mangkrak, yang bersangkutan tidak berada di sekolah.(DANTON) Kaperwil Aceh

