METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Darussalam Kota Langsa terkesan mempersulit masyarakat dalam memperolah dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) mendapat sorotan. Rabu (11/09/2024).
Menurut Yayan Muliadi, warga Paya Bujok Seuleumak, Kota Langsa yang mengajukan pinjaman KUR mengatakan, sesuai instruksi dari presiden, bagi warga yang ingin mengajukan permohonan tidak lebih dari Rp 25 juta maka dapat diberikan tanpa memberikan agunan (jaminan) apapun.
“Anehnya waktu saya mendatangi Bank BSI Cabang Darussalam, berada di depan Lapang Merdeka Langsa malah dipersulit, padahal kredit yang diajukan Rp.25 juta,” ungkap Yayan.
Alasan Bank BSI Cabang Darussalam Kota Langsa persulit dan menolak pinjaman, karena anggunan yang saya ajukan Sertifikat sebidang tanah berisi tanaman sawit,
Yayan, menjelaskan alasan dipersulit dan ditolak untuk mengajukan pinjaman dari pihak Bank BSI Cabang Darussalam Kota Langsa, karena anggunan sertifikat tanah perkebunan kelapa sawit milik saya masih atas nama orang lain, sejak saya beli lahan tersebut belum mengurus ganti nama,” jelas Yayan
Yayan mengungkapkan, padahal saya bukan yang pertama kali ini mengajukan pinjaman KUR ke Bank BSI sudah pernah mengambil pinjaman KUR di Cot Girek, Aceh Utara Rp. 25 juta menggunakan anggunan sertifikat yang sama bisa dicairkan, dan dalam pembayaran tidak pernah menunggak sampaikan habis.
Kenapa saya mengajukan pinjaman KUR di Bank BSI Cabang Darussalam Kota Langsa malah ditolak tidak bisa, “inikan aneh?,” ungkap Yayan.
Oleh karena itu, Yayan mensiyalir bila dipersulitnya warga dalam mengajukan dana KUR karena pihak Bank BSI Cabang Darussalam Kota Langsa hanya karena sertifikat. “Itu jelas pelanggaran karena dalam pengajuan pinjaman KUR malah tidak perlu anggunan sesuai dengan instruksi Presiden,” sesalnya.
Menurut, Yayan pihak Bank BSI Cabang Darussalam Kota Langsa, yang mengatakan ditolak tidak disetujui untuk pinjaman KUR atas nama, Kamal alasannya sertifikat tanah bukan atas nama pengajuan kredit dan itu perintah atasnya,” ujar Yayan meniru ucapan Kamal.(DANTON) Kaperwil Aceh

