Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»Asisten III Setda Bantaeng Minta ASN Jadi Corong Pemerintah
DAERAH

Asisten III Setda Bantaeng Minta ASN Jadi Corong Pemerintah

By Maret 12, 2020Updated:Maret 12, 2020Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bantaeng | Asisten III Bidang Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bantaeng, Asruddin menghadiri pertemuan bersama perwakilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Rabu (11/03/20) siang.

Kehadiran itu, dia meminta perhatian penuh kepada masyarakat. ” Jadilah corong informasi Pemerintah untuk masyarakat. Jadi ketika ada pertanyaan dari masyarakat, kita jelaskan sesuai substansinya, jawablah pertanyaan yang dasar,” ucap Asruddin.

Ia katakan, dengan begitu program dan kegiatan yang direncanakan dan dijalankan Pemerintah dapat tersosialisasikan dengan baik. Bukan malah membangun argument serta beropini yang kesannya justru mendiskreditkan Pemerintah di mata rakyatnya.

Lagi-lagi jebolan STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) itu mengajak untuk tidak berkutat pada persepsi. Pertanyaan dan jawaban yang demikian dapat memunculkan pertanyaan baru yang akan menjauhkan dari intisari sosialisasi.

Hal itu dengan tegas disampaikan di Ruang Rapat Bappeda Bantaeng yang berlokasi di Zona Perencanaan Museum Balla Lompoa Bantaeng. Pada kesempatan itu berlangsung Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Manual Book (Buku Saku) Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

“Buku ini harus memberikan panduan bagi kita semuanya karena kita juga akan memegang buku ini. Maka kita juga patut menyusunnya sesuai kaidah penulisan yaitu rumus 5W+1H, misalnya untuk program bantuan modal, bagaimana itu berjalan, siapa yang akan melaksanakan, siapa sasarannya, kapan dilaksanakan, berapa dan penjelasan lainnya”, urai Asruddin.

Dia mengunci dengan kata konstruktif. ASN satu paket dengan Pemerintah, makanya tidak seharusnya ASN berpikir apalagi berlaku destruktif. Harapannya berupa masukan dan kritikan yang lebih konstruktif.

Sementara itu, Direktur Bonthain Institute, Rahman Ramlan yang didaulat sebagai fasilitator kegiatan oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantaeng menuturkan jika Buku Saku yang akan dicetak akan memuat sejumlah penjelasan teknis terkait 3 Program Unggulan Pemkab Bantaeng.

“Paling utama muatannya tentang penjelasan teknis program. Kami juga minta OPD, Kecamatan dan unsur lain untuk memberi masukan untuk penyusunan buku ini, pertanyaan yang sering muncul kita jawab sesuai teknisnya, bukan dengan opini”, jelas dia.

Karenanya instansi terkait dihadirkan untuk meramu bersama konsep buku saku. Rahman kepada AMBAE ingin dengan buku itu agar jajaran Pemerintah tidak lagi berbeda persepsi tatkala memberi pemahaman kepada masyarakat atau justru belum tau program unggulan itu yang mana dan seperti apa.

Ada 3 kata dia yakni Pemberian Bantuan Modal Usaha kepada Wirausaha, Pemberian Asuransi Pertanian dan Peternakan serta Pemberian Perlengkapan Seragam Sekolah, khususnya bagi anak didik yang baru akan memasuki tahun ajaran baru di tingkat SD dan SMP.(*)

Asisten III Setda Bantaeng Minta ASN Jadi Corong Pemerintah
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleBantaeng Terbaik Keempat Laju Pertumbuhan Ekonomi se-Indonesia
Next Article Kapolres Pankep Ingin Wujudkan Zona Integritas WBK, Lakukan Cek Administrasi

Berita Terkait:

DAERAH April 26, 2026

Diduga Malpraktek, AMIPG Desak Kemenkes RI Cabut Izin Operasional RS Umum Thalia Irham.

April 26, 2026 DAERAH
DAERAH April 23, 2026

Progres Cepat dan Humanis, Polsek Pujananting Amankan ODGJ Demi Keselamatan warga.

April 23, 2026 DAERAH
PEMERINTAH April 21, 2026

Ribuan Hektar Sawah di Takalar Terancam Fuso, Petani Desak Balai Pompengan Segera Alirkan Air

April 21, 2026 PEMERINTAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.