METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa Menggelar perlombaan FLS2N, kegiatan di laksanakan di Aula Tirta.
Pertandingan sudah dua hari berlangsung, namun sepertinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa kurang jeli dalam menetapkan para juri, dan membuat beberapa kepala sekolah dasar meradang karena seorang pelatih di angkat menjadi Juri.
Kepada media ini Rabu (24/5/2023) beberapa orang kepala SD yang enggan disebut namanya mengatakan kekecewaan mereka terhadap panitia dan Kadisdik Langsa.
” Perlombaan FLS2N tingkat SD ini telah masuk sekala Nasional, namun kegiatan kali ini anak-anak anak terzalimi oleh ulah panitia yang menetapkan seorang pelatih menjadi Juri (dobek jop),” ujarnya gerah.
Menurut Kepsek, Pelatih tersebut bernama Rusli Juned yang merupakan pelatih Lomba Gambar Bercerita di SDN 5 Langsa dan SDN 5 meraih juara 1.
“Kalo ada aturan yang memperoleh kan Pelatih menjadi Juri dimana letak netralitas nya, sementara kita akan membentuk karakter anak yang terampil, jujur dan Adil,” imbuhnya.
Untuk itu, pinta kepsek, Mari kita ciptakan atau memberi contoh kepada anak generasi penerus bangsa ini sikap yang terpuji bukan malah memberi contoh buruk.(FAHRUL)Adm : Salman Sitaba

