Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»HUKUM»Aksi Solidaritas Menggema Dari Pangkep untuk Perawat Di Polrestabes Makassar
HUKUM

Aksi Solidaritas Menggema Dari Pangkep untuk Perawat Di Polrestabes Makassar

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaOktober 31, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM |  — Aksi solidaritas digelar oleh Ketua DPD PPNI Pangkep, H. Imanuddin Taqwa Karim, S. Kep, Ns, M. Kes. Hum, beserta pengurus, sebagai bentuk protes terhadap perlakuan tidak adil yang dialami oleh dua perawat RSKD Pemprov yang saat ini masih ditahan. Kamis 31 Oktober 2024

Dalam situasi kesehatan yang krisis, tuntutan mereka menjadi suara kolektif yang mendesak keadilan. Pencabutan status tersangka terhadap kedua perawat tersebut mencerminkan keprihatinan mendalam terhadap penegakan hukum yang seharusnya adil dan transparan.

Sangat disayangkan bahwa tenaga medis yang berjuang di garda terdepan malah mendapatkan perlakuan tidak semestinya.

Pengurus PPNI Pangkep juga mendesak manajemen RSKD untuk memberikan perlindungan hukum bagi perawat.

Keberadaan perlindungan ini sangat penting, terutama di saat mereka berjuang untuk menyelamatkan nyawa pasien. Manajemen diharapkan lebih serius dalam menjunjung tinggi martabat profesi perawat.

Aksi ini juga mengutuk diskriminasi yang dialami perawat. Dalam pelayanan kesehatan, semua tenaga medis seharusnya dihargai dan dilindungi, bukan menjadi korban stigma.

Tuntutan untuk perlindungan hukum bagi perawat yang melayani pasien dengan gangguan jiwa menunjukkan betapa rentannya posisi mereka di tengah stigma sosial.

Dalam perkembangan terbaru, Wakapolsek Pangkep menghubungi rekan-rekannya di Dipolrestabes, menanyakan siapa yang menangani kasus ini. Menurut Wakapolres Pangkep, ada rekan perawat yang melakukan protes di Polres Pangkep, berharap agar sejawat mereka segera dibebaskan.

Aksi solidaritas ini seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan kesejahteraan dan keamanan tenaga kesehatan. Tanpa tindakan nyata, situasi ini berpotensi berulang dan memperburuk pelayanan kesehatan di daerah. Keberanian untuk mengkritik adalah langkah awal menuju perubahan yang diharapkan.(Ir.T)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKPU Gowa Dilaporkan ke Bawaslu dan DKPP
Next Article Kapolres Lhokseumawe Hadiri Penutupan TMMD Ke-122, Dukung Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Paloh Punti

Berita Terkait:

DAERAH April 30, 2026

Aktivis Desak Pengusutan Tuntas Dana PUAP @pertanian Takalar: Diduga Menguap, Negara dan Petani Dirugikan

April 30, 2026 DAERAH
DAERAH April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026 DAERAH
HUKUM April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026 HUKUM
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.