METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., secara resmi membuka Masa Orientasi Peserta Magang Nasional Batch III Program Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna LPKA Banda Aceh dan diikuti oleh puluhan peserta magang dari berbagai latar belakang pendidikan.
Pembukaan orientasi tersebut turut dihadiri jajaran pejabat struktural dan staf LPKA Banda Aceh. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pemberian arahan terkait sikap, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap tata tertib yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh peserta magang selama menjalani program di lingkungan LPKA.
Sebanyak 33 peserta Magang Nasional Batch III dinyatakan lulus setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara. Para peserta tersebut secara resmi diterima untuk mengikuti masa orientasi dan selanjutnya akan menjalani program magang dengan pendampingan para mentor di LPKA Kelas II Banda Aceh sesuai bidang penempatan masing-masing.
Orientasi diawali dengan pelaporan biodata diri, perkenalan peserta, pengenalan lingkungan kerja LPKA, serta pembagian mentor. Para mentor berasal dari kalangan pejabat struktural yang akan membimbing dan mengarahkan peserta selama masa magang agar dapat memahami tugas serta tanggung jawab di lingkungan kerja pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Yusnaidi menekankan pentingnya pemahaman terhadap aspek keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan. Ia menyampaikan bahwa lingkungan LPKA memiliki karakteristik khusus sehingga menuntut sikap profesional, tanggung jawab tinggi, serta pendekatan persuasif dalam berinteraksi dengan anak binaan.
“Peserta magang diharapkan mampu memahami dan mematuhi seluruh ketentuan keamanan dan tata tertib, serta menjunjung tinggi kedisiplinan selama berada di lingkungan LPKA Banda Aceh,” tegas Yusnaidi.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan, Sulaiman, menyampaikan bahwa kehadiran peserta magang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif sekaligus menjadi sarana pembelajaran bersama. Menurutnya, program magang ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga bagi jajaran pembina dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Antusiasme peserta juga terlihat dari pernyataan salah satu peserta magang, Nani, yang mengaku bangga dan bersemangat mengikuti program ini. Ia menilai magang di lingkungan pemerintahan, khususnya di LPKA Banda Aceh, merupakan kesempatan berharga untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung.
Program Magang Nasional Kemenaker RI bertujuan menjembatani lulusan baru dengan dunia kerja melalui pengalaman praktis selama enam bulan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis dan soft skill peserta, menekan angka pengangguran, serta membangun jejaring profesional dengan berbagai institusi pemerintah, BUMN, dan UMKM, dengan keluaran berupa sertifikat resmi.
Kegiatan pembukaan dan orientasi peserta magang ini ditutup dengan sesi foto bersama dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(FAHRUL)
