Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Satreskrim Takalar Tindak Tegas Pelaku Kriminal,kasus Busur Hingga Pencurian Emas Terungkap.

Mei 13, 2026

Semangat Gotong Royong Warga Cakura, Masjid Dibangun dari Swadaya Masyarakat Capai Rp.850 Juta.

Mei 13, 2026

Pemdes Banggae Salurkan 567 Paket Sembako, Warga Bersyukur atas Bantuan yang Diterima.

Mei 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»MAKASSAR»GRD Gelar Aksi di Makassar, Desak Cabut IUP PT GAG Nikel dan Copot Menteri ESDM serta Mendagri
MAKASSAR

GRD Gelar Aksi di Makassar, Desak Cabut IUP PT GAG Nikel dan Copot Menteri ESDM serta Mendagri

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaJuni 17, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Oplus_131072
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | MAKASSAR – Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (17/6/2025). Aksi tersebut menyoroti dua isu nasional, yakni polemik batas wilayah empat pulau sengketa antara Aceh dan Sumatera Utara, serta izin usaha pertambangan (IUP) PT GAG Nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Dalam aksinya, massa GRD membawa spanduk dengan tuntutan tegas bertuliskan: “Rakyat Bersatu Gulingkan Prabowo-Gibran, Adili Jokowi, Copot Mendagri Tito Karnavian dan Copot Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Cabut IUP PT GAG Nikel di Raja Ampat.”

Jenderal lapangan aksi, Jimi Saputra, menyebut bahwa kegiatan pertambangan di Pulau Gag, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, telah melanggar regulasi perundang-undangan. Ia menilai, secara hukum, wilayah tersebut seharusnya tidak diperbolehkan untuk aktivitas pertambangan.

“Ada apa dengan pemerintah pusat, khususnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang hingga kini belum mencabut IUP PT GAG Nikel? Padahal kegiatan tambang di sana jelas bertentangan dengan undang-undang,” ujarnya dalam orasi.

Jimi juga menegaskan sikap GRD yang menuntut agar Menteri ESDM segera dicopot dari jabatannya.

“Bahlil telah mengakomodasi terlalu banyak IUP yang pada akhirnya merampas hak rakyat atas tanah mereka,” tegasnya.

Selain persoalan tambang di Raja Ampat, massa aksi juga menyoroti keputusan Mendagri Tito Karnavian terkait penetapan empat pulau sengketa di Aceh yang sebelumnya sempat dinyatakan masuk wilayah administrasi Sumatera Utara.

Meskipun pemerintah pusat telah mengklarifikasi bahwa keempat pulau tersebut masuk dalam wilayah Aceh, GRD tetap menuntut agar Tito Karnavian dicopot.

“Ini bukan pertama kalinya Mendagri memetakan ulang wilayah administratif yang berpotensi mempermudah eksploitasi sumber daya alam. Kami menilai ini bagian dari pengkhianatan terhadap kedaulatan daerah,” ujar Jimi.

Lebih jauh, massa juga menyuarakan penolakan terhadap kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Mereka menilai arah kebijakan pemerintahan mendatang tidak sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Kami menyerukan agar rakyat bersatu menggulingkan Prabowo-Gibran. Kekayaan alam kita terus dikeruk demi kepentingan pengusaha. Sementara rakyat kecil, termasuk masyarakat adat, petani, dan pengangguran, terus terpinggirkan tanpa kebijakan yang berpihak,” pungkas Jimi.

Aksi tersebut berlangsung damai dengan pengawalan aparat kepolisian setempat.(/*)Ir.T

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleGMPP Kab.Kep.Selayar Peringati Milad ke-16,di Makassar : Tegaskan Komitmen Kawal Isu Publik dan Perkuat Kaderisasi
Next Article FRD Desak Polda Sulsel Tangkap Mafia Tambang Pasir Mandengeng, Ancam Gelar Aksi Besar Jika Dibiarkan

Berita Terkait:

DAERAH Mei 13, 2026

Satreskrim Takalar Tindak Tegas Pelaku Kriminal,kasus Busur Hingga Pencurian Emas Terungkap.

Mei 13, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 13, 2026

Semangat Gotong Royong Warga Cakura, Masjid Dibangun dari Swadaya Masyarakat Capai Rp.850 Juta.

Mei 13, 2026 DAERAH
DAERAH Mei 13, 2026

Pemdes Banggae Salurkan 567 Paket Sembako, Warga Bersyukur atas Bantuan yang Diterima.

Mei 13, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.