METROINFONEWS.COM | MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Pelajar Pasilambena (GMPP) Kabupaten kepulauan selayar memperingati Milad ke-16 tahun pada Minggu, 15 Juni 2025. , Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung mulo jln. Sudirman No. 23, Makassar dan dihadiri sejumlah tokoh penting serta perwakilan organisasi mahasiswa dari dalam dan luar kampus.
Hadir sebagai tamu kehormatan, Takwa Bahar, S.H., M.H., mantan aktivis dan tokoh muda asal Selayar yang kini aktif di dunia politik. Turut hadir pula Ayunda Andi Sri Wulandani Thamrin, S.IP., M.Hum., tokoh perempuan Sulawesi Selatan sekaligus Direktur Lembaga Kajian Publik.
Perayaan ini menjadi momentum reflektif bagi GMPP yang selama lebih dari satu dekade eksis sebagai ruang ekspresi dan pemberdayaan generasi muda, khususnya di Kecamatan Pasilambena kabupaten kepulauan selayar dan secara umum di wilayah Sulawesi Selatan.

Ketua Umum DPP GMPP periode 2025–2026, Ridwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa 16 tahun bukan hanya sekadar angka, melainkan simbol perjalanan perjuangan seluruh kader GMPP.
“GMPP tidak lekang oleh waktu. Ia tetap eksis melalui kolaborasi lintas lembaga dan terus menjadi wadah pengembangan generasi muda. GMPP bukan sekadar organisasi, tapi representasi energi positif pembangunan sumber daya manusia,” ungkap Ridwan.
Ia juga menambahkan bahwa GMPP siap menjadi patron bagi pemerintah daerah maupun provinsi, dalam memberikan perspektif dari kaum muda untuk mendorong kemajuan di segala sektor pembangunan.
Dalam sesi orasi ilmiah, Ayunda Andi Sri Thamrin menekankan pentingnya menjadikan momentum milad sebagai refleksi atas kontribusi nyata organisasi terhadap daerah asal.

“Milad bukan sekadar seremoni. GMPP harus menjadi kekuatan sosial yang mampu menjunjung tinggi fungsi legislasi dalam mengawal kebijakan publik, khususnya yang menyentuh masyarakat Pasilambena kabupaten kepulauan selayar,” tegasnya.
Sementara itu, Takwa Bahar menyampaikan apresiasinya terhadap keberlangsungan organisasi yang telah bertahan selama 16 tahun. Menurutnya, eksistensi GMPP adalah buah dari semangat dan kesadaran kolektif para pendiri dan kader dalam merawat lembaga.
“GMPP berhasil menghadirkan representasi pemerintah dalam milad ini. Itu bukti bahwa GMPP adalah organisasi besar yang mampu membangun sinergi dengan stakeholder di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi,” ujarnya.

Menutup rangkaian acara, Ketua Bidang Aksi dan Advokasi, Saputra, menyampaikan orasi yang menegaskan posisi GMPP sebagai organisasi yang aktif dalam mengawal isu-isu publik dan pemerintahan.
“GMPP akan terus berada di garis depan dalam menyuarakan keresahan masyarakat. Kami memberi peringatan kepada pemerintah daerah untuk lebih bijak dalam menetapkan kebijakan agar tidak memantik kegelisahan publik, khususnya masyarakat Pasilambena,” tegasnya.
Peringatan milad ini tidak hanya menjadi simbol eksistensi, namun juga penegasan bahwa GMPP akan terus menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pembangunan daerah.(/*)red

