Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»DAERAH»RS Towuti Rusak Sebelum Diresmikan: GPAM Desak Kejati Sulsel Periksa Kontraktor dan Dinas Kesehatan
DAERAH

RS Towuti Rusak Sebelum Diresmikan: GPAM Desak Kejati Sulsel Periksa Kontraktor dan Dinas Kesehatan

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaMei 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Oplus_131072
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | Luwu Timur – Proyek pembangunan Rumah Sakit Towuti yang dianggarkan melalui APBD senilai Rp 3,7 miliar kini menjadi sorotan tajam masyarakat dan aktivis mahasiswa.

Sorotan tersebut muncul usai ditemukan kerusakan serius pada bangunan rumah sakit, meski proyek tersebut belum diresmikan.

Gerakan Perjuangan Aktivis Mahasiswa (GPAM) melalui ketuanya, Riswandi, menyampaikan hasil investigasi dan observasi lapangan yang menunjukkan adanya dugaan kejanggalan dalam proses pembangunan.

Dalam pernyataannya kepada media, Riswandi mengungkapkan bahwa ditemukan beberapa bagian bangunan yang sudah mengalami kerusakan, termasuk plafon yang ambruk.

Ini tentu menimbulkan potensi pembengkakan anggaran untuk perbaikan dan pembangunan ulang,” ujarnya.

GPAM secara tegas mendesak agar dilakukan penyelidikan mendalam terhadap insiden ini, dengan melibatkan ahli struktur bangunan untuk memastikan kualitas dan keamanan proyek.

Ketua Umum GPAM juga mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) dan Polda Sulsel untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta kontraktor pelaksana dari CV Bintang Mahalona Perkasa.

“Langkah tegas harus diambil untuk mencegah potensi kerugian negara dan memastikan masyarakat Luwu Timur tidak dirugikan akibat proyek yang tidak sesuai standar,” tegasnya.

Masyarakat turut menaruh perhatian besar terhadap proyek ini dan mendesak agar aparat penegak hukum bertindak adil, transparan, dan profesional dalam menindaklanjuti kasus tersebut.

Diketahui, CV Bintang Mahalona Perkasa juga mengerjakan beberapa proyek lainnya di wilayah Luwu Timur, sehingga kualitas dan pelaksanaan proyek oleh perusahaan ini menjadi perhatian publik.

Menanggapi hal ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek RS Towuti, Ibu Baya, menjelaskan bahwa perbaikan telah dilakukan dan bangunan saat ini dalam tahap masa pemeliharaan hingga Juni 2025.

“Beberapa titik atap yang sebelumnya ditemukan kurang baik sudah diperbaiki oleh rekanan, dan tidak ada tambahan anggaran untuk perbaikan tersebut,” ujar Baya. Ia menegaskan bahwa pekerjaan telah selesai tepat waktu dan pihak rekanan tidak pernah mangkir dari tanggung jawab selama masa pemeliharaan.

Terkait peresmian rumah sakit, Baya menyatakan hal tersebut merupakan kewenangan pimpinan daerah, sementara pihaknya hanya menjalankan proyek sesuai dengan dokumen perencanaan.

Meski begitu, masyarakat dan kelompok sipil tetap mendesak pengawasan lebih ketat serta transparansi dalam setiap tahap proyek untuk memastikan kualitas pembangunan dan penggunaan anggaran secara akuntabel.(/*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleKasus Dugaan Penangkapan Solar Ilegal 11 Ton di Bulukumba Masih Misterius, KKMB Desak Penegakan Hukum Transparan
Next Article Tasyakuran dan Perpisahan Kelulusan Santri Dayah Raudhatun Najah

Berita Terkait:

DAERAH April 30, 2026

Demi Peningkatan Kesejahteraan Imam Desa,Rumah Hukum Indonesia Singgahi BAZNAS Takalar.

April 30, 2026 DAERAH
HUKUM April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026 HUKUM
DAERAH April 29, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.