Close Menu
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
Subscribe
Metro Info NewsMetro Info News
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home»MAKASSAR»Pejabat Tana Toraja Diduga Sewenang-wenang, Ombudsman RI Lakukan Penyelidikan
MAKASSAR

Pejabat Tana Toraja Diduga Sewenang-wenang, Ombudsman RI Lakukan Penyelidikan

M Indra MapparentaBy M Indra MapparentaMei 22, 2025Updated:Mei 22, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

METROINFONEWS.COM | MAKASSAR– Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tana Toraja, Natalia Josi Batara dan Marten Girik Allo, melaporkan dugaan tindakan semena-mena yang dilakukan pimpinan daerah mereka ke Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan.

Keduanya merasa menjadi korban mutasi dan penurunan jabatan atau demosi tanpa alasan yang sah dan transparan.

Lia Batara posisi Kabid pencemaran dan pengendalian dampak lingkungan turun menjadi kasubag program dan evaluasi pada dinas perhubungan

Marten yang dulunya adalah Sekretaris Dinas Informatika dan Persandian, kini harus menerima jabatan sebagai Kepala Sub Bidang Bela Negara di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Selain kehilangan posisi strategis, keduanya juga mengalami penurunan pangkat dan tunjangan yang berimbas langsung pada karier dan penghidupan mereka.

Tidak terima dengan perlakuan tersebut, keduanya kemudian melaporkan dugaan maladministrasi ini ke Ombudsman RI Perwakilan Sulsel pada awal tahun 2025.

Laporan ini pun langsung ditindaklanjuti dan saat ini tengah dalam tahap penyelidikan intensif oleh tim Ombudsman.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Ismu Iskandar, menyatakan bahwa proses pemeriksaan akan berlangsung selama 60 hari.

Menurutnya, pihaknya telah memanggil seluruh pejabat yang terkait, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Kepala Inspektorat Pemkab Tana Toraja.

Tujuannya untuk mengkaji sejauh mana proses mutasi dan demosi ini telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan undang-undang kepegawaian.

Ismu menegaskan bahwa Ombudsman tak segan meminta klarifikasi hingga ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) jika ditemukan pelanggaran atau indikasi penyalahgunaan wewenang. Ia menyebut,

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang diambil oleh pimpinan tidak melanggar asas keadilan dan tidak merugikan ASN tanpa alasan hukum yang kuat.”

Sekda Tana Toraja, Rudy Andi Lolo, yang hadir memenuhi panggilan Ombudsman, berdalih bahwa keputusan demosi tersebut adalah kewenangan pimpinan tertinggi, yakni Bupati Tana Toraja sebelumnya.

Ia menyatakan bahwa pihaknya hanya menjalankan keputusan yang sudah ditetapkan oleh pimpinan terdahulu sebelum masa jabatan bupati saat ini dimulai.

Namun, pernyataan tersebut dianggap publik sebagai upaya melempar tanggung jawab.

Pasalnya, penurunan jabatan tanpa evaluasi kinerja atau proses klarifikasi terlebih dahulu patut diduga sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran etika birokrasi.

Sejumlah pihak menduga tindakan ini bisa saja dipicu oleh faktor non-teknis, seperti perbedaan pandangan politik atau ketidaksukaan pribadi terhadap kedua ASN tersebut.

Langkah Natalia dan Marten mengadu ke Ombudsman menjadi sorotan publik, mengingat praktik demosi semacam ini kerap luput dari perhatian dan jarang terbuka di ruang publik.

Kasus ini memperlihatkan bagaimana ASN rentan menjadi korban kekuasaan sepihak, terlebih jika mekanisme pengawasan dan evaluasi kinerja tidak berjalan secara objektif dan profesional.

Proses pemeriksaan oleh Ombudsman masih berlangsung. Jika terbukti ada pelanggaran administratif atau penyalahgunaan wewenang, maka lembaga pengawas ini akan mengeluarkan rekomendasi untuk pemulihan hak ASN serta perbaikan sistem tata kelola kepegawaian di Tana Toraja.

Masyarakat kini menanti keberanian Ombudsman dalam menegakkan keadilan bagi para ASN yang menjadi korban.

Natalia dan Marten berharap keadilan ditegakkan dan hak mereka sebagai aparatur negara dapat dipulihkan. Jabatan mungkin bisa dikembalikan, tetapi nama baik dan martabat mereka sebagai ASN yang bekerja sesuai aturan harus tetap dijaga.(/**)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleWakapolda Kalbar Tinjau Kesiapan Lokasi Panen Raya Sambut Kedatangan Presiden Prabowo
Next Article Polres Singkawang Tingkatkan Patroli Malam, Antisipasi Aksi Kriminalitas dan Premanisme

Berita Terkait:

HUKUM April 30, 2026

Dugaan Malapraktik di RS Thalia Irham: Pihak Rumah Sakit Diduga Berupaya Hilangkan Alat Bukti

April 30, 2026 HUKUM
DAERAH April 29, 2026

Wakil Bupati Takalar Resmi Membuka Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Takalar di Pesantren Al Qamar.

April 29, 2026 DAERAH
DAERAH April 28, 2026

Tokoh Masyarakat Kelurahan Mannongkoki Sukses Dirikan Koperasi “PUNGGAWA”.

April 28, 2026 DAERAH
Demo
Top Posts

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 202678,970 Views

Oknum Diduga Penambang Ilegal Diduga Melecehkan Wartawan di Gowa

Januari 26, 202615,436 Views

Kapolsek Singkawang Selatan Tatap Muka Langsung, Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat

Februari 3, 20269,910 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Metro Info News
YouTube Instagram TikTok Facebook X (Twitter)
  • Advertisement
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Pedoman Cyber
© 2026 METRO INFO NEWS | by Admin.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.