METROINFONEWS.COM | LANGSA ACEH – Tanah timbunan untuk proyek pembangunan lahan praktek pertanian SMKN 5 Kota Langsa, yang berlokasi di Gampong Bate Puteh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa yang diangkut dengan Dum Truk berserakan di badan jalan Nasional sehingga sangat meresahkan warga.
Tanah timbunan berserakan itu mulai dari Gampong Kapa, Kecamatan Langsa Timur hingga Simpang Wie setempat. Sehingga keadaan ini dikhawatirkan sangat membahayakan warga yang melintas di jalan negara tersebut.

Salah seorang pengendara, Ayub menyebutkan, tanah berserakan sangat membahayakan pengguna jalan. Sebab, tanah yang jatuh dari mobil truk tidak dibersihkan oleh pihak pemegang proyek.
“Jadi kalau dibiarkan seperti ini sangat membahayakan pengguna jalan, karena tanah urug ini kita ketahui bersama, selain membuat abu juga membuat jalan licin, sehingga kalau tidak berhati-hati pengendara sepeda motor akan terjatuh,”katanya, Jumat (20/12/2024).

Menurut Ayub, pihak rekanan pemegang proyek tersebut harus menyiapkan pekerja untuk membersihkan badan jalan, supaya tanah yang jatuh tidak mengganggu pengendara.
“Kalau terus dibiarkan seperti ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan, maka dari itu kita meminta kepada pihak proyek untuk saling menjaga kenyamanan, jangan lah akibat pembangunan ini masyarakat yang melintas daerah ini jadi korban,” jelasnya.

Dia menambahkan, ini jalan negara merupakan akses yang selalu dilintasi oleh kendaraan sepeda motor maupun mobil yang tidak pernah putus.
“Jadi, kalau badan jalan banyak tumpahan tanah urug tentunya menjadi keluhan bagi masyarakat. Maunya tanah ini dibersihkan, jangan lepas tanggung jawab, karena jala ini milik negara, jadi siapa saja boleh menikmatinya dengan nyaman,” tuturnya.

Diketahui proyek timbunan lahan praktek pertanian SMKN 5 Kota Langsa, dibawah Dinas Pendidikan Aceh, dikerjakan CV. Goje Nawi Agung. Pengawas. CV. Menara Design Consultant. Sumber dana APBA-P. Tahun 2024.
Sementara itu, salah seorang mengaku orang lapangan di lokasi proyek timbunan lahan praktek pertanian SMKN 5 Kota yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, yang mengerjakan proyek ini orang dari Naga Raya, dan ini proyek Pokir DPR Aceh siapa dewannya saya tidak tau bang,” ujarnya.(DANTON) Kaperwil Aceh

