METROINFONEWS.COM |MAKASSAR – Puluhan anggota Sapma Pemuda Pancasila (PP) Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan RS Mata Orbita Makassar untuk mengawal dugaan pelecehan terhadap salah satu pekerja di rumah sakit tersebut. Rabu, 09 Oktober 2024
Massa melakukan orasi sambil membawa berbagai tuntutan.
Beberapa tuntutan yang disampaikan antara lain:
1. Mendesak Polres Tabes Makassar untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan yang terjadi Di RS Mata Orbita Makassar.
2. Mendesak JEC RS Orbita Pusat untuk mencopot direktur RS Mata Orbita Makassar yang diduga tidak dapat menjaga dan melindungi karyawan.
3. Mendesak manajemen RS Mata Orbita Makassar untuk memecat pelaku pelecehan dan menunjukkan surat pemecatan.
4. Mendesak manajemen untuk tidak memecat korban dan memberikan hak-haknya sesuai aturan yang berlaku.
Cimeng, jenderal lapangan aksi, menyatakan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan akan melakukan aksi lanjutan jika direktur RS tidak menemui mereka dalam dekat ini.
Dia menegaskan ketidakpuasan massa karena direktur dan wakil direktur RS belum menemui mereka meskipun sudah dua kali melakukan unjuk rasa. Bebernya
Di sisi lain, Farid, perwakilan manajemen RS Mata Orbita Makassar, mengutuk tindakan asusila tersebut.
Dia menegaskan bahwa saat ini fokus pihak rumah sakit Mata Orbita adalah pada pemulihan psikologis dan kesehatan korban.
Farid juga mengungkapkan bahwa pelaku pelecehan telah dipecat dan proses hukum sedang berjalan, dengan dokumen serta bukti-bukti sudah diserahkan kepada aparat penegak hukum.
Massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan menegaskan bahwa aksi jilid 3 akan segera dijadwalkan. Pungkasnya(Ir.T)

